Thursday, May 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Warga Lamongan Siap-Siap! Jalan Lingkar Utara Segera Dibuka, Solusi Jitu Urai Kepadatan Jalur Nasional yang Bikin Frustrasi!

RONGGOHADI, LAMONGAN—Kabar gembira datang untuk seluruh pengguna jalan di Lamongan! Setelah ditutup dan membuat Jalan Nasional kembali ‘sesak napas’, Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan dikonfirmasi siap dibuka kembali dalam waktu dekat. Ini bukan lagi wacana, tapi rencana aksi nyata dari Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBPJN) yang bekerjasama intensif dengan Satlantas Polres Lamongan.

Stop Macet Total! Solusi Jitu Datang!

Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Kukuh Prastyo, membenarkan bahwa koordinasi dengan BBPJN berjalan sangat intens. Fokus utama saat ini adalah memasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), atau yang biasa kita sebut traffic light, di dua titik krusial di Desa Balun, Kecamatan Turi.

“Informasi dari balai besar tentunya dalam minggu ini sudah dilakukan pemasangan dan dilakukan uji coba pembukaan,” ujar Kukuh kepada awak media, Minggu (12/10).

Proses krusial ini akan dimulai pada Rabu (15/10), dengan dimulainya pemasangan traffic light setelah pengecoran pondasi selesai dikerjakan. Ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh warga, terutama yang sering melintasi Lamongan.

Kenapa JLU Sempat Ditutup? Ternyata Ini Alasannya!

Bagi yang belum tahu, JLU Lamongan sebelumnya sempat dibuka dan terbukti ampuh mengurai kepadatan lalu lintas di jalur nasional. Sayangnya, jalur ini harus ditutup lagi atas permintaan warga karena seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Kini, warga memberikan lampu hijau (secara harfiah!) bagi pembukaan JLU, asalkan pemasangan traffic light di dua titik rawan di Desa Balun tersebut tuntas dikerjakan. Keselamatan adalah harga mati!

Derita Macet Pagi-Sore Hampir Berakhir!

Ipda Kukuh tidak memungkiri bahwa penutupan JLU telah membawa ‘siksaan’ bagi pengguna jalan nasional. Kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, kembali menjadi pemandangan sehari-hari.

“Semenjak adanya penutupan JLU, kini jalan nasional mengalami kepadatan saat pagi dan sore hari,” jelasnya. Pagi hari, arus dari arah Barat yang masuk kota Lamongan macet parah. Sebaliknya, sore hingga malam hari, giliran arus dari Timur yang tersendat.

Situasi diperparah dengan keberadaan dua perlintasan double track kereta api. Kondisi perlintasan yang miring, apalagi saat turun hujan menjadi licin, semakin menambah PR bagi petugas dan risiko bagi pengendara.

Namun, semua akan berubah! “Kalaupun sudah dilakukan pembukan JLU, tentunya kepadatan di jalur nasional sangat teratasi,” optimis Kukuh.

Inilah momen yang dinantikan: kembalinya JLU sebagai ‘jalan pintas’ strategis Lamongan yang tidak hanya cepat, tapi juga aman. Mari kita nantikan bersama uji coba pembukaan ini dan berharap kelancaran arus lalu lintas segera terwujud! (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles