Sunday, September 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Motor “Hilang” 3 Hari Ternyata Masih Nongkrong di Minimarket Lamongan

LAMONGAN, RONGGOHADI – Selama hampir tiga hari, sebuah Honda Vario menjadi penghuni tetap parkiran minimarket di Jalan KH Ahmad Dahlan, Lamongan. Tak bergerak, tak dijemput, dan tak ada seorang pun yang datang mengaku sebagai pemiliknya.

Bagi pegawai minimarket, pemandangan itu tentu mengundang curiga.

Motor tersebut diketahui sudah berada di lokasi sejak Minggu (30/8/2026). Hari berganti, tetapi Honda Vario itu masih tetap di tempat yang sama. Karena khawatir kendaraan tersebut berkaitan dengan tindak kejahatan atau musibah yang menimpa pemiliknya, pegawai minimarket akhirnya memilih melapor ke polisi melalui Call Center 110.

Polisi pun datang dan membawa sepeda motor tersebut ke Mapolres Lamongan untuk diamankan sekaligus dilakukan pengecekan.

Di sinilah cerita yang semula terlihat seperti kasus pencurian justru berbelok menjadi kisah yang cukup menggelitik.

Polisi Temukan Laporan Kehilangan

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan petugas kemudian melakukan pengecekan data kendaraan dan mencocokkannya dengan laporan kehilangan yang masuk.

“Kami melakukan pengecekan data kendaraan dan mencocokkannya dengan laporan kehilangan yang masuk,” ujar Hamzaid, Selasa (1/9/2026), dikutip dari beritajatim.com—jaringan Suara.com.

Hasil pemeriksaan polisi menemukan sesuatu yang mengejutkan.

Nomor polisi Honda Vario yang diamankan ternyata persis sama dengan kendaraan yang dilaporkan hilang.

Pemilik yang membuat laporan kehilangan tersebut adalah seorang perempuan berinisial MMN (30).

Petugas kemudian menghubungi MMN untuk memastikan kendaraan yang ditemukan polisi tersebut.

Dan saat itulah teka-teki motor yang selama tiga hari menjadi penghuni tetap parkiran minimarket akhirnya terpecahkan.

Bukan Dicuri, Pemiliknya Lupa

MMN baru teringat bahwa motor yang ia kira hilang ternyata memang pernah dibawanya ke minimarket tersebut.

Masalahnya, setelah berada di toko, ia justru pulang ke kos dengan berjalan kaki.

Motor tertinggal.

Dan yang lebih mengejutkan, ia benar-benar lupa bahwa kendaraan tersebut masih berada di parkiran minimarket.

“Setelah dihubungi petugas, korban baru ingat bahwa sebelumnya ia memang membawa motor itu ke toko tersebut, namun ia pulang ke kos dengan berjalan kaki. Ia benar-benar lupa kalau motornya masih tertinggal di sana,” terang Hamzaid.

Selama hampir tiga hari, Honda Vario itu pun praktis berada di tempat tanpa pemilik yang menyadarinya.

Sementara dari sisi MMN, hilangnya motor tersebut sempat dianggap sebagai dugaan pencurian dari tempat kos.

Berawal dari Kecurigaan, Berakhir dengan Motor Kembali

Kejadian ini sekaligus menunjukkan bagaimana laporan warga dan respons cepat kepolisian dapat membantu mengungkap sebuah kejadian yang awalnya terlihat seperti kasus kriminal.

Pegawai minimarket yang merasa ada kendaraan tak bergerak selama berhari-hari memilih melapor daripada membiarkannya. Polisi kemudian melakukan pengecekan data kendaraan hingga akhirnya menemukan kecocokan dengan laporan kehilangan.

Tidak ada pelaku pencurian yang ditemukan dalam kasus ini.

Tidak ada pengejaran dramatis.

Tidak pula ada adegan pengungkapan jaringan kriminal.

Yang ada justru sebuah pelajaran sederhana: kadang sesuatu yang kita kira hilang ternyata hanya tertinggal di tempat yang sama sekali tidak kita ingat.

Bagi MMN, mungkin pengalaman ini cukup untuk membuatnya melakukan satu hal sebelum meninggalkan minimarket lain kali:

cek dompet, cek HP, cek kunci… dan tentu saja, cek motor. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles