LAMONGAN, RONGGOHADI – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di depan salah satu toko emas di kawasan Pasar Tingkat Lamongan, Sabtu (22/8/2026).
Penemuan tersebut sontak menjadi perhatian warga dan pedagang di kawasan pusat aktivitas masyarakat Lamongan itu. Apalagi, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas, pria tersebut disebut telah berada di sekitar kawasan Masjid Agung dan Pasar Tingkat Lamongan selama kurang lebih dua pekan sebelum ditemukan meninggal dunia.
Laporan mengenai kejadian itu masuk melalui Call Center 110 Polres Lamongan sekitar pukul 14.34 WIB.
Pelapor merupakan petugas keamanan di kawasan Pasar Tingkat Lamongan yang mengetahui adanya seorang pria tergeletak di depan toko emas.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya penemuan tersebut.
Setelah laporan diterima, Pamapta Polres Lamongan yang dipimpin Ipda Supartono, S.H. bersama anggota Polsek Lamongan Kota langsung mendatangi lokasi.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Pamapta Polres Lamongan Ipda Supartono, S.H. beserta anggota Polsek Lamongan Kota langsung mendatangi lokasi penemuan,” kata Hamzaid.
Lokasi Diamankan, Jenazah Dievakuasi ke RSML
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area untuk menjaga tempat kejadian.
Garis polisi dipasang di sekitar lokasi sebelum petugas melakukan koordinasi dengan pihak ambulans RS Muhammadiyah Lamongan (RSML).
Jenazah kemudian dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Proses pemeriksaan dilakukan untuk kepentingan identifikasi sekaligus mengetahui kondisi korban dan memastikan penyebab meninggal dunia.
Polisi masih melakukan penanganan sesuai prosedur.
Diketahui Berasal dari Kalimantan Selatan
Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan kartu tanda penduduk atau KTP yang diduga milik korban.
Pria tersebut diketahui berinisial S, berusia 73 tahun.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban tercatat sebagai warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Informasi tersebut membuka fakta bahwa pria tersebut bukan warga Lamongan.
Sementara itu, warga sekitar sebelumnya disebut mengetahui keberadaan korban di sekitar kawasan Masjid Agung dan Pasar Tingkat selama kurang lebih dua minggu.
Bagaimana korban bisa berada di Lamongan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia masih menjadi bagian dari penanganan petugas.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya pria berusia 73 tahun tersebut masih dalam proses pemeriksaan.
Jenazah telah dibawa ke RSML Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk identifikasi dan visum.
“Penanganan kejadian ini merupakan tindak lanjut cepat atas laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Lamongan. Selanjutnya, petugas masih melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,” ujar Hamzaid.
Polisi belum memberikan kesimpulan terkait penyebab kematian korban.
Karena itu, seluruh informasi mengenai penyebab meninggalnya pria tersebut masih menunggu hasil penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat.
Dari sebuah laporan yang masuk melalui nomor 110, petugas segera bergerak menuju lokasi, mengamankan area, melakukan koordinasi, hingga mengevakuasi korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di tengah ramainya aktivitas Pasar Tingkat Lamongan, seorang lansia yang selama dua pekan terlihat berada di kawasan tersebut akhirnya ditemukan tak bernyawa. Kini, polisi masih menyusun kepingan terakhir untuk menjawab satu pertanyaan: apa yang sebenarnya terjadi? (rm)



