Sunday, September 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pabrik Olympic di Lamongan Mulai Beralih ke Energi Matahari, PLTS 1.605,8 kWp Tekan Emisi 1.772 Ton CO2

LAMONGAN, RONGGOHADI – Matahari kini tak hanya menjadi sumber panas bagi aktivitas sehari-hari. Di kawasan industri Desa Gajah, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, energi dari langit mulai dimanfaatkan untuk menggerakkan roda produksi.

Olympic Group resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1.605,8 kWp di lingkungan pabrik PT Cahaya Bintang Olympic (CBO) dan PT Cahaya Bintang Plastindo (CBP), Kamis (27/8/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi Olympic Group menuju industri yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.

PLTS tersebut dibangun bersama PT Agra Surya Energy sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan di sektor manufaktur.

Direktur Marketing PT Graha Multi Bintang, Reza Ardiananda, mengatakan penggunaan energi surya bukan sekadar proyek penyediaan listrik, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PT Cahaya Bintang Olympic dan PT Cahaya Bintang Plastindo untuk membangun manufaktur yang lebih berkelanjutan, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Reza saat peresmian.

Peresmian PLTS tersebut mengusung tema “Empowering Industries With Clean Energy”, yang menggambarkan arah baru perusahaan dalam mengembangkan industri dengan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.

Dibangun Empat Bulan, Tekan Emisi hingga 1.772 Ton CO2

Proyek PLTS Olympic Group di Lamongan dibangun selama kurang lebih empat bulan, mulai 15 Desember 2025 hingga 24 April 2026.

Dengan kapasitas mencapai 1.605,8 kWp, sistem panel surya tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan energi bersih sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 1.772,6 ton CO2 setiap tahun.

Angka tersebut bukan sekadar data teknis.

Pengurangan emisi tersebut disebut setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 71.048 pohon dalam periode yang sama.

“Ini juga sebagai perwujudan kontribusi dalam membantu bumi menjadi lebih baik,” kata Reza.

Pemanfaatan energi matahari di kawasan pabrik juga menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengabaikan dampak terhadap lingkungan.

Lamongan Jadi Langkah Awal Green Industry Olympic Group

Operasional PLTS di pabrik Olympic Lamongan menjadi langkah awal dalam rencana lebih besar yang tengah disiapkan Olympic Group.

Perusahaan berencana mengembangkan konsep green industry atau industri hijau secara bertahap di unit-unit usaha lainnya.

Reza mengatakan, pengalaman penerapan PLTS di Lamongan akan menjadi bagian penting dalam pengembangan energi bersih di lingkungan Olympic Group.

“Peresmian ini merupakan langkah awal dari Olympic Group untuk terus mengembangkan komitmen green industry di unit usaha Olympic Group di daerah lainnya secara bertahap,” pungkasnya.

Kehadiran PLTS berkapasitas besar tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perubahan menuju energi terbarukan mulai semakin dekat dengan aktivitas industri sehari-hari.

Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan perhatian terhadap perubahan iklim yang semakin besar, industri tidak lagi hanya dituntut menghasilkan produk, tetapi juga mulai ditantang untuk memikirkan bagaimana proses produksi dilakukan dengan lebih bertanggung jawab.

Dan dari Desa Gajah, Kecamatan Deket, langkah itu kini mulai berjalan.

Panel-panel surya yang terpasang di kawasan pabrik Olympic Group menjadi penanda perubahan: bahwa industri dan energi bersih tidak harus berjalan sendiri-sendiri. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles