Kabupaten Lamongan terus mendorong diversifikasi pangan dengan menjadikan buah melon sebagai salah satu komoditas unggul.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamongan, Abdul Rouf, mengungkapkan hal ini saat menghadiri acara petik melon di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong.
Produksi melon di Lamongan mengalami peningkatan signifikan, dengan total produksi mencapai 32.727 kuintal pada tahun 2023, dan 10.687 kuintal hingga Agustus 2024.
Rouf menekankan pentingnya pengembangan sektor hulu-hilir pertanian untuk memaksimalkan potensi melon di wilayah tersebut.
Upaya yang dilakukan termasuk penerapan teknologi hidroponik dan smart greenhouse, seperti yang dilakukan oleh Kelompok Tani Putih Widhe di Sendangharjo.
Mat Iskan, pengelola greenhouse melon sejak 2020, telah berhasil meningkatkan produksi melon, dengan 21 unit greenhouse (18 sudah beroperasi) yang mampu panen empat kali setahun.
Pemasaran melon premium dari varietas Inthanon dan Sweetnet ini sudah bermitra dengan perusahaan-perusahaan, dan menarik minat generasi milenial untuk terlibat dalam sektor pertanian, memberikan harapan positif bagi regenerasi petani di Lamongan.



