Thursday, October 15, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

KONI Lamongan Bidik Emas Porprov 2027, 49 Cabor Dievaluasi dan Potensi Atlet Mulai Dipetakan

LAMONGAN, RONGGOHADI – Persaingan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai menjadi perhatian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan. Melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) 2026 di Pendopo Lokatantra, Rabu (14/10/2026), evaluasi kepengurusan dan pemetaan potensi cabang olahraga menjadi langkah penting untuk memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan peluang meraih medali.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, Musorkab bukan sekadar agenda pergantian pengurus, tetapi juga momentum untuk memantapkan program pembinaan olahraga agar lebih terarah dan mampu menghasilkan prestasi.

“Selain memilih ketua dan pengurus baru, tentu ini juga kita harapkan sebagai sarana untuk memantapkan program-program yang ada di Lamongan untuk KONI Lamongan,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu juga mendorong penambahan cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan KONI Lamongan. Saat ini, tercatat 49 cabang olahraga telah menjadi bagian dari pembinaan organisasi tersebut.

Menurutnya, cabang olahraga baru seperti tinju dan orado memiliki potensi untuk dikembangkan, baik dalam menghadapi Porprov maupun kejuaraan lainnya.

Dari 29 Menjadi 49 Cabor, Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Ketua Umum KONI Lamongan periode 2022–2026, Heri, menyampaikan bahwa jumlah cabang olahraga yang dibina meningkat dari 29 menjadi 49 selama masa kepengurusannya. Sebanyak 47 cabor juga dipersiapkan untuk mengikuti Porprov Jawa Timur.

Sejumlah cabang olahraga yang berpotensi menjadi andalan Lamongan meliputi catur, biliar, karate, muay thai, sambo, gulat, panjat tebing, dan pencak silat.

Sementara itu, dayung dan tinju diharapkan menjadi kekuatan baru untuk mendulang prestasi pada Porprov Jawa Timur 2027.

Pengembangan cabor tersebut perlu dibarengi pembinaan atlet secara berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan sarana dan prasarana. Dengan begitu, penambahan jumlah cabor tidak hanya memperluas pilihan olahraga, tetapi juga berpeluang menghasilkan atlet berprestasi.

Pengurus Baru Fokus Petakan Peluang Medali

Ketua KONI Kabupaten Lamongan periode 2026–2030, Munif Syarif, menyampaikan apresiasi kepada seluruh cabang olahraga yang telah mendukung kepengurusan baru. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Munif menjelaskan, program kerja kepengurusan baru akan dibagi menjadi target jangka pendek dan jangka panjang. Dalam waktu dekat, KONI Lamongan akan memetakan potensi setiap cabor karena Porprov Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Dengan waktu persiapan dan anggaran yang terbatas, pembinaan akan diprioritaskan pada cabang olahraga yang memiliki peluang besar meraih medali.

“Dengan keterbatasan waktu dan juga keterbatasan dana yang ada, potensi-potensi olahraga yang kira-kira bisa mendulang emas ini harus kita genjot. Ini harus kita sadari dan menjadi prioritas kita bersama,” ujar Munif.

Ia juga meminta setiap cabor memahami kekuatan masing-masing dan tidak memaksakan diri mengikuti seluruh nomor pertandingan apabila peluang prestasinya belum optimal. Pemetaan tersebut diharapkan membuat dukungan anggaran dan program latihan lebih efektif serta tepat sasaran.

Target Prestasi Perlu Diimbangi Strategi

Musorkab KONI Lamongan 2026 menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menyelaraskan target, program pembinaan, dan kesiapan atlet menghadapi kompetisi mendatang.

Tantangannya bukan hanya memperbanyak cabang olahraga, melainkan memastikan setiap cabor memiliki pembinaan yang terukur dan berkesinambungan. Dengan strategi yang tepat, potensi atlet lokal diharapkan dapat berkembang dan memberikan hasil nyata bagi prestasi olahraga Lamongan di tingkat provinsi maupun nasional.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles