Wednesday, October 7, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pemkab Lamongan Dorong Regenerasi Petani dari Kalangan Milenial

LAMONGAN, RONGGOHADI – Pemerintah Kabupaten Lamongan mendorong generasi milenial untuk menekuni sektor pertanian sebagai profesi guna menjaga keberlanjutan produksi pangan di daerah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan sektor pertanian saat ini semakin modern dengan dukungan mekanisasi. Kondisi tersebut membuat pekerjaan petani menjadi lebih efisien sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk menekuni sektor pertanian.

“Kami ingin menarik para milenial, anak-anak muda, supaya lebih menggemari pertanian dan memilih petani sebagai salah satu profesi yang berkembang di masa mendatang,” katanya saat Sarasehan Petani Milenial dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Fest 2026 di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Senin.

Menurut Yuhronur, pemerintah terus memberikan dukungan untuk menjaga produktivitas pertanian. Dukungan tersebut antara lain melalui penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pengembangan irigasi perpipaan dan perpompaan, serta memastikan ketersediaan pupuk bagi petani.

Produksi Padi Terus Didorong

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan mencatat hingga 14 September 2026, luas tambah tanam (LTT) padi mencapai 99.473 hektare, sedangkan luas tambah panen (LTP) mencapai 133.595 hektare.

Capaian tersebut melanjutkan produksi padi Lamongan yang pada 2025 mencapai 1.335.099 ton dan menjadikan Lamongan sebagai salah satu daerah dengan produksi padi terbesar di Jawa Timur.

Untuk 2026, pemerintah menargetkan luas tambah tanam sekitar 233 ribu hektare melalui percepatan tanam dan optimalisasi lahan.

Yuhronur mengatakan peningkatan produksi pertanian perlu diikuti dengan perbaikan kualitas hasil pertanian serta sarana dan prasarana usaha tani.

Menurutnya, penguatan tersebut penting agar komoditas pertanian maupun peternakan Lamongan memiliki peluang untuk menembus pasar ekspor.

Moh. Aindra Imawan Pimpin HKTI Lamongan

Dalam kesempatan tersebut, Yuhronur juga melantik Moh. Aindra Imawan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lamongan.

Yuhronur berharap HKTI dapat menjadi penghubung antara petani dan pemerintah dalam menyampaikan kebutuhan sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan di sektor pertanian.

“Teruslah berperan dengan baik sehingga apa yang menjadi kebutuhan petani dapat terus disinergikan dengan pemerintah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Jawa Timur H. M. Arum Sabil, yang baru terpilih kembali untuk periode 2026–2031.

Kehadiran jajaran HKTI Jawa Timur tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara organisasi petani dan pemerintah dalam mendorong keberlanjutan sektor pertanian sekaligus mempersiapkan regenerasi petani di Lamongan.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles