Ronggohadi, Lamongan – Di tengah geliat pembangunan desa yang digelorakan Satgas TMMD ke-124, ada satu momentum yang memantik harapan baru: turnamen sepakbola mini U-15 yang digelar di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran. Lebih dari sekadar ajang olahraga, kegiatan ini menjelma menjadi panggung pembinaan atlet muda desa dan sekaligus ruang membangun karakter calon pemimpin bangsa.
Turnamen ini diikuti oleh lima tim muda yang mewakili 10 RT setempat, bertanding dengan sistem mini liga memperebutkan Piala Dansatgas. Meski digelar sederhana, atmosfer pertandingan terasa kompetitif dan penuh antusiasme, karena setiap pemain membawa semangat dan mimpi besar dari kampung halamannya.
Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, Dandim 0812 Lamongan sekaligus Dansatgas TMMD, mengatakan bahwa turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tapi tentang menanamkan jiwa kepemimpinan dan membentuk karakter remaja desa sejak dini.
“Anak-anak inilah yang akan menjadi pemimpin Indonesia di tahun 2045. TMMD tidak hanya membangun fisik desa, tapi juga mental dan masa depan generasinya,” tegas Wira, Senin (19/5/2025).
Tak hanya soal karakter, kegiatan ini juga mendorong budaya hidup sehat dan sportif. Di tengah arus gawai dan dunia digital, TMMD membawa anak-anak kembali ke lapangan, ke aktivitas yang membakar semangat dan menguatkan mental.
“Mimpi kami sederhana tapi besar: dari Desa Kebalan Kulon lahir bintang sepakbola nasional, bahkan internasional,” tambah Wira penuh harap.
Ketua Karang Taruna Merpati Putih, Hajar Asqalani, menjelaskan bahwa sistem pertandingan dirancang agar semua tim bisa saling bertemu dalam fase grup, dengan dua tim terbaik melaju ke final.
“Kami terapkan sistem mini liga RT, semua bertemu, poin tertinggi masuk final. Bukan sekadar main bola, ini tentang kekompakan, strategi, dan semangat warga,” kata Hajar. (rm)
sumber: beritajatim.com



