Thursday, April 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Jalur Surajaya Diusulkan Jadi Koridor VII Trans Jatim, Angkut Ribuan Pelajar & Santri Lamongan-Paciran

RONGGOHADI, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan mengambil langkah strategis dalam menghadirkan transportasi massal aman dan terjangkau untuk pelajar, mahasiswa, dan santri. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), jalur Bus Surajaya Lamongan–Paciran resmi diusulkan menjadi Koridor VII Trans Jatim 2025.

Rute ini akan melewati titik-titik pendidikan dan permukiman padat penduduk, menjawab kebutuhan mobilitas ribuan pelajar dari pusat kota hingga kawasan pesisir Lamongan. Upaya ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan transportasi publik yang inklusif, aman, dan ramah lingkungan.

“Kami usulkan rute strategis ini karena setiap hari dilintasi ribuan pelajar, mahasiswa, dan santri. Start dari Terminal Lamongan hingga Terminal Paciran, melewati GOR, SMPN 3, Menongo, Unisda, hingga Ponpes Matholiul Anwar,” terang Plt Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo, Senin (14/7/2025).

Lamongan dikenal sebagai kabupaten dengan geliat pendidikan yang tinggi. Jalur ini akan menjadi urat nadi transportasi pelajar Lamongan, sekaligus mendukung pengembangan kawasan pendidikan dan ekonomi pesisir yang terus tumbuh pesat.

Dishub juga mengusulkan pembangunan halte-halte strategis agar layanan Trans Jatim tak hanya efisien, tapi juga nyaman dan terstandar.

“Kami optimis rute ini akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, dan sekaligus menekan kemacetan di jalan provinsi,” tegas Dianto.

Pengusulan jalur ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Lamongan dalam mewujudkan transportasi publik terintegrasi berbasis kebutuhan masyarakat. Dishub juga merancang rute koridor selatan Lamongan–Mantup–Mojokerto sebagai langkah lanjutan memperluas jaringan transportasi massal.

Menariknya, jalur dari Terminal Bunder ke Paciran telah diberi nama “Joko Tingkir”, sedangkan rute pelajar yang baru ini akan menyandang nama khas Lamongan: Koridor Surajaya.

“Koridor Surajaya ini akan jadi ikon baru transportasi pelajar dan santri. Kita ingin layanan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bawah,” pungkas Dianto. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles