Thursday, May 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

DPRD Lamongan Desak Pemasangan Traffic Light di JLU, Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas!

Ronggohadi, Lamongan – Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan kembali jadi sorotan setelah maraknya kecelakaan lalu lintas di jalur baru tersebut. Desakan keras pun datang dari DPRD Lamongan yang meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk mempercepat pemasangan traffic light di sejumlah titik rawan.

Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan tidak bisa ditawar. Menurutnya, meski JLU dibangun untuk mengurai kemacetan di tengah kota, jalur ini justru menyimpan potensi bahaya karena minim fasilitas keselamatan.

“Dari lima titik, baru ada tiga traffic light yang terpasang. Padahal di Kalikandang, kecelakaan sering terjadi karena putaran jalan yang kurang tepat. Desainnya harus diperbaiki,” ujarnya usai hearing, Sabtu (20/9/2025).

Selain lampu lalu lintas, DPRD juga merekomendasikan pemasangan CCTV, perbaikan putaran jalan, tambahan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta rambu lalu lintas.

🛑 Aksi Blokir Jalan Warga Jadi Alarm Keras

Desakan ini tak lepas dari aksi blokir jalan oleh warga Desa Balun yang resah akibat seringnya kecelakaan di jalur tersebut. Masyarakat menilai, tanpa langkah cepat, JLU justru menjadi momok baru bagi pengendara.

Menanggapi hal ini, Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo, memastikan pengerjaan traffic light akan dimulai Selasa (23/9/2025) mendatang, diawali doa bersama di simpang Kalikandang.

“Selama proses pemasangan, JLU ditutup sementara sekitar dua minggu demi keamanan petugas. Kalau dipaksakan tetap dibuka, justru bisa membahayakan,” tegasnya.

🚧 19 Poin Perbaikan Menanti

Hasil audit keselamatan jalan oleh BBPJN sebelumnya menemukan 19 poin perbaikan yang harus segera ditindaklanjuti, mulai dari pemasangan rambu lalu lintas, penataan simpang jalan, hingga penerangan malam hari.

Dengan langkah cepat ini, harapannya JLU Lamongan benar-benar menjadi jalur aman, nyaman, dan ramah pengendara, bukan sekadar proyek infrastruktur yang menyisakan masalah keselamatan. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles