Saturday, March 7, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Oknum Guru SD Brondong Diduga Terjaring Razia Hotel di Tuban, Skandal Panas Hebohkan Warga Lamongan

Ronggohadi, Tuban – Malam akhir pekan di Tuban mendadak heboh setelah razia gabungan yang digelar Satpol PP-Damkar bersama Polres Tuban, Kodim 0811, Subdenpom V/2-4, dan DLH Perhubungan berhasil mengamankan dua pasangan bukan suami istri di sebuah kamar hotel, Sabtu (27/9/2025).

Dari hasil pendataan, kedua pasangan tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Lamongan. Salah satunya bahkan diduga kuat merupakan oknum guru SD di Kecamatan Brondong, meski hal ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Kanit Patroli Samapta Polres Tuban, Iptu Rudi W, membenarkan bahwa pasangan yang diamankan berasal dari Lamongan. “Benar, kami amankan dua pasangan bukan suami istri. Satu di antaranya bahkan tidak membawa identitas,” ungkapnya.

Yang mengejutkan, pada data KTP yang diperiksa, kedua pasangan itu sudah berstatus menikah—namun jelas bukan pasangan sah karena berasal dari desa yang berbeda. “Untuk saat ini mereka sudah diamankan, diperiksa di kantor Satpol PP, dan akan menjalani sidang tipiring pada Senin (29/9/2025),” tambah Iptu Rudi.

Identitas kedua pasangan perlahan terungkap. Pasangan pertama, pria berinisial HM (45) dan wanita S (43), disebut-sebut sebagai oknum guru SD Brondong Lamongan. Sementara pasangan kedua adalah pria berinisial DW (32) asal Babat dan wanita berinisial IH (33) asal Sukodadi, Lamongan.

Meski dugaan oknum guru SD masih simpang siur, isu ini sudah terlanjur menyebar cepat di Lamongan. Warga ramai memperbincangkan kasus ini di media sosial, apalagi mengingat profesi guru yang semestinya menjadi teladan justru terseret dalam dugaan skandal di hotel Tuban.

Pihak kepolisian masih berhati-hati dalam memberikan keterangan resmi. “Apakah benar guru SD atau bukan, kami belum bisa pastikan, karena di KTP tertulis pekerjaannya masih swasta,” pungkas Iptu Rudi.

Kasus ini diperkirakan akan terus menjadi sorotan publik hingga sidang tipiring berlangsung. Jika benar melibatkan tenaga pendidik, skandal ini bukan hanya mencoreng nama pribadi, tetapi juga mencederai citra profesi guru di Lamongan. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles