RONGGOHADI, LAMONGAN—Sebuah fenomena yang membuat geger dan viral di media sosial kini tengah menghantui para pengendara di Lamongan. Bukan karena hantu, melainkan karena horor bernama Pertalite! Ratusan sepeda motor di berbagai penjuru Lamongan dilaporkan mengalami mogok massal, mesin mendadak brebet (tersendat), kehilangan tenaga drastis, hingga menolak dinyalakan sama sekali, tak lama setelah mengisi bahan bakar bersubsidi tersebut di sejumlah SPBU.
Dampaknya? Bengkel-bengkel di Lamongan kini kebanjiran “pasien” dadakan.
“Rata-rata motor yang mengisi Pertalite mengalami brebet dan kehilangan tenaga. Bahkan motor baru yang baru keluar dari showroom ikut bermasalah. Solusinya sementara ganti ke Pertamax,” ungkap Anas, seorang mekanik yang dalam empat hari terakhir mengaku sudah menangani lebih dari 50 motor dengan keluhan yang sama.
Dugaan ‘Campuran Misterius’ dan Bau Menyengat
Peristiwa viral ini langsung memicu dugaan serius: Benarkah Pertalite yang beredar di Lamongan telah tercampur dengan zat lain? Dugaan sementara mengarah pada campuran etanol yang disebut-sebut menjadi biang keladi di balik rusaknya performa mesin.
Kecurigaan ini diperkuat oleh pengakuan dari internal SPBU sendiri! Musholi, petugas di SPBU Jalan Sunan Drajat, merasakan ada keanehan pada bahan bakar yang dijualnya.
“Sudah hampir seminggu bau Pertalite lebih menyengat dari biasanya,” bebernya, mengisyaratkan adanya perubahan komposisi yang signifikan pada Pertalite standar.
Sementara itu, Edi Kusbandono, pemilik SPBU di Jalan Kombos Polmu Duryat, mengaku keluhan dari pelanggan sudah diterima hampir seminggu, namun laporan yang dia kirim ke pihak pusat belum mendapat tanggapan—sebuah clue yang menambah misteri.
Saat ini, drama Pertalite di Lamongan telah menarik perhatian serius. Pihak kepolisian bersama lembaga terkait sudah turun tangan, menyegel dan mengambil sampel bahan bakar dari sejumlah SPBU. Hasil pemeriksaan laboratorium akan segera diumumkan, dan Lamongan menanti kejelasan: apakah ini murni malfungsi ataukah ada unsur kesengajaan? (rm)



