RONGGOHADI, LAMONGAN — Bagi Anda yang sering melintasi jalur “legendaris” Jalan Nasional Lamongan-Babat, sebaiknya kencangkan helm dan tingkatkan kewaspadaan. Memasuki puncak musim hujan di awal 2026 ini, aspal di jalur utama logistik Jawa Timur tersebut mulai menunjukkan wajah “kerupuknya”.
Sejumlah titik lubang baru bermunculan bak jamur di musim hujan, terutama di bentangan jalan yang menghubungkan Kecamatan Sukodadi hingga Pucuk. Kondisi ini menjadi ancaman nyata, khususnya bagi para “pejuang aspal” roda dua yang melintas dari arah barat (Babat) menuju timur (Lamongan).
Hujan Deras + Truk Besar = Kombinasi Maut
Fatuh, salah satu pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur ini, mengeluhkan kondisi jalan di sisi utara yang kini penuh dengan “ranjau” tak terlihat.
“Lubangnya memang tidak semuanya dalam, tapi banyak sekali! Apalagi kalau habis hujan deras, lubang-lubang itu tertutup genangan air, jadi nggak kelihatan. Benar-benar membahayakan kalau kita nggak hafal medan,” curhat Fatuh (07/01/2026).
Masalah tak berhenti di situ. Saat matahari terbenam, tantangan berubah menjadi dua kali lipat lebih berat. Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik dilaporkan padam, membuat lubang-lubang jalan tersebut menjelma menjadi “jebakan batman” di tengah kegelapan.
Peta Titik Waspada “Jalur Berlubang”
Bagi Anda yang akan melintas, perhatikan tabel zona merah berikut agar perjalanan tetap aman:
| Lokasi Spesifik | Kondisi Terkini | Faktor Risiko Tambahan |
| Sukodadi – Pucuk | Banyak lubang kecil & sedang | Arus truk tonase besar |
| Sisi Utara Jalan | Kerusakan aspal cukup merata | Minim cahaya saat malam (PJU Padam) |
| Area Jalur Nasional | Aspal rawan mengelupas | Genangan air saat hujan deras |
Respons BBPJN: “Kejar-kejaran” dengan Cuaca
Merespons keluhan warga, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) tidak tinggal diam. Tim pengawas lapangan sudah dikerahkan untuk melakukan “tambal sulam” secara maraton.
Arvian Zanuardi, Pengawas Lapangan PPK 4.5 BBPJN, mengakui bahwa timnya sedang berpacu dengan waktu dan cuaca ekstrem.
“Kami sudah punya tim pengecekan intensif dan perbaikan terus dilakukan. Kendalanya adalah cuaca; saat hujan turun terus-menerus, lubang baru akan selalu muncul meskipun sudah ditambal. Tapi kami pastikan perbaikan tetap berjalan,” jelasnya.
Tips Aman Melintasi Jalur Lamongan-Babat Hari Ini:
- Jaga Jarak Aman: Jangan terlalu dekat dengan truk besar agar Anda punya ruang pandang untuk menghindari lubang.
- Hindari Genangan: Asumsikan setiap genangan air adalah lubang yang dalam.
- Cek Lampu Kendaraan: Pastikan lampu utama Anda terang maksimal untuk menutupi kekurangan PJU di jalan.
- Kurangi Kecepatan: Terutama saat hujan deras yang mengaburkan pandangan (visibilitas rendah).



