Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

PWI Jatim Tantang Wartawan Jadi Penggerak PAD, Konferensi PWI Lamongan Lahirkan Ketua Baru

RONGGOHADI,LAMONGAN – Peran pers di era modern dinilai tak lagi berhenti pada menyampaikan informasi kepada publik. Di tengah tantangan kemandirian fiskal daerah, wartawan justru didorong menjadi motor lahirnya gagasan dan solusi yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.

Pesan itu menjadi benang merah dalam Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan ke-V yang digelar di Aula Gedung MUI Lamongan, Senin (3/8/2026). Ketua PWI Jawa Timur, Luthfil Hakim, mengajak insan pers untuk meningkatkan kualitas jurnalisme melalui pemberitaan berbasis riset yang mampu memberi dampak nyata terhadap pembangunan, khususnya dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai mitra kritis pemerintah, bukan sekadar pengawas, tetapi juga pemberi solusi yang lahir dari data dan kajian yang mendalam.

Pers Diminta Tak Hanya Mengkritik, Tapi Hadirkan Solusi

Dalam sambutannya, Luthfil menyoroti masih rendahnya tingkat ketahanan fiskal daerah yang menjadi tantangan besar bagi banyak pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia.

Ia menilai wartawan memiliki peran penting untuk mengawal kebijakan publik melalui pemberitaan yang konstruktif.

“Ketahanan fiskal kita masih sekitar 2,5 persen. Karena itu, teman-teman PWI harus memiliki kajian untuk mengkritik sekaligus memberikan solusi kepada pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan PAD,” tegas Luthfil.

Menurutnya, kritik yang lahir dari hasil riset akan jauh lebih bernilai dibanding sekadar opini, karena mampu menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Lamongan Dinilai Punya Potensi Besar Dongkrak PAD

Luthfil juga menilai Kabupaten Lamongan memiliki modal ekonomi yang sangat kuat untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur, Lamongan memiliki sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Lamongan termasuk daerah dengan produksi padi terbesar di Jawa Timur. Potensi tersebut, menurutnya, harus terus diperkuat melalui penyediaan benih unggul, perbaikan jaringan irigasi, ketersediaan pupuk, hingga pembangunan infrastruktur pertanian yang memadai.

“Potensi besar itu harus terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Media Jadi Penghubung Pemerintah, Akademisi, dan Dunia Usaha

Lebih jauh, Ketua PWI Jatim menegaskan media memiliki fungsi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah, kalangan akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Melalui pemberitaan yang berbasis data, media diyakini mampu mendorong lahirnya berbagai kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam mengoptimalkan sektor unggulan daerah.

Dengan demikian, pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian fiskal daerah.

Target PAD Lamongan Terus Meningkat

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lamongan sendiri menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai sekitar Rp680,8 miliar, meningkat sekitar 21,7 persen dibanding target sebelumnya.

Target ambisius tersebut dinilai membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa, agar potensi ekonomi daerah dapat tergali secara maksimal melalui pemberitaan yang edukatif sekaligus inspiratif.

Konferensi PWI Lamongan Pilih Ketua Baru

Selain membahas arah peran pers ke depan, Konferensi PWI Kabupaten Lamongan ke-V juga menghasilkan kepengurusan baru.

Melalui mekanisme pemilihan yang diikuti puluhan anggota, Kadam Mustoko resmi terpilih sebagai Ketua PWI Kabupaten Lamongan untuk masa bakti tiga tahun mendatang.

Terpilihnya Kadam diharapkan mampu membawa organisasi wartawan tersebut semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan dunia digital, serta konsisten menghadirkan jurnalisme yang independen, berkualitas, dan berorientasi pada solusi.

Dengan kepemimpinan baru itu, PWI Lamongan diharapkan semakin memperkuat kontribusi pers dalam mendukung pembangunan daerah, mengawal kebijakan publik, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang transparan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles