RONGGOHADI, LAMONGAN – Sabtu malam di Desa Kakatpenjalin, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, mendadak terasa berbeda. Lapangan olahraga yang biasanya menjadi ruang aktivitas warga berubah menjadi arena persaingan panas 40 tim bola voli.
Sorak penonton, dukungan para suporter, dan aksi para pemain menjadi warna pembuka Turnamen Bola Voli Danyon Cup 887/KJM 2026, Sabtu (8/8/2026) malam.
Turnamen yang digelar Batalyon Infanteri (Yonif) TP 887/Kesatria Joko Modo (KJM) tersebut bukan sekadar perebutan trofi. Kompetisi ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-1 Yonif TP 887/KJM sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 40 tim se-Kabupaten Lamongan ambil bagian. Komposisinya terdiri dari 32 tim putra dan 8 tim putri.
Dengan jumlah peserta tersebut, Danyon Cup 2026 diproyeksikan menjadi salah satu panggung olahraga yang mempertemukan talenta-talenta bola voli dari berbagai penjuru Lamongan.
Bukan Sekadar Bertanding, Ada Misi Mempererat TNI dan Rakyat
Mewakili Komandan Yonif TP 887/KJM, Kapten Kankan Khidir Arifin, S.T. Han., selaku Wadanyonif TP 887/KJM, mengatakan turnamen tersebut memiliki makna lebih luas dibanding sekadar pertandingan olahraga.
Momentum satu tahun perjalanan Yonif TP 887/KJM dijadikan kesempatan untuk semakin mendekatkan prajurit dengan masyarakat.
“Satu tahun perjalanan Batalyon Infanteri TP 887/KJM bukan hanya sekadar perjalanan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan, kebersamaan, dan kemanunggalan antara TNI dengan seluruh masyarakat. Melalui turnamen bola voli ini, kami ingin membangun serta memperkuat tali silaturahmi dengan warga Kabupaten Lamongan.”
Pesan tersebut terasa relevan dengan suasana pembukaan. Lapangan tidak hanya dipenuhi pemain dan perangkat pertandingan, tetapi juga masyarakat yang datang memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.
40 Tim Siap Adu Mental dan Kemampuan
Danyon Cup 887/KJM 2026 mempertemukan 40 tim bola voli yang mewakili berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.
Sebanyak 32 tim putra dan 8 tim putri akan bersaing dalam rangkaian pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.
Bagi penyelenggara, banyaknya peserta menjadi indikator bahwa olahraga bola voli masih memiliki basis massa yang kuat di tengah masyarakat Lamongan.
Lebih dari itu, turnamen ini juga diarahkan sebagai ruang untuk menjaring sekaligus membina potensi atlet bola voli lokal.
Dengan atmosfer pertandingan yang kompetitif, pemain muda memiliki kesempatan menguji kemampuan secara langsung, menghadapi tekanan pertandingan, serta mendapatkan pengalaman bertanding di hadapan publik.
Dari Lapangan Voli, UMKM Ikut Mendapat “Panggung”
Ada efek lain yang ikut bergerak ketika sebuah pertandingan digelar dengan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
Kehadiran ribuan penonton selama turnamen diharapkan turut menghidupkan aktivitas ekonomi warga di sekitar Sarana Olah Raga Serbaguna Desa Kakatpenjalin.
Pedagang kecil dan pelaku UMKM mendapatkan peluang untuk menawarkan makanan, minuman, maupun berbagai kebutuhan penonton selama pertandingan berlangsung.
Dengan begitu, Danyon Cup tidak hanya menghasilkan pertandingan di dalam lapangan, tetapi juga menghadirkan aktivitas ekonomi di luar lapangan.
Bupati Lamongan Resmi Buka Danyon Cup 2026
Pembukaan turnamen berlangsung mulai pukul 19.30 WIB. Rangkaian kegiatan diawali registrasi pemain dan penampilan kesenian lokal sebelum dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hadir langsung dalam pembukaan sekaligus memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen.
Pembukaan secara simbolis dilakukan melalui servis bola pertama oleh Bupati Lamongan bersama jajaran tamu undangan.
Turut hadir Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Moh. Nalikan, Kepala Desa Kakatpenjalin Agung Prasetyawan, serta unsur Forkopimda Lamongan.
Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir di antaranya unsur TNI, Polres Lamongan, Kejaksaan Negeri Lamongan, Pengadilan Negeri Lamongan, Muspika Kecamatan Ngimbang, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, panitia, wasit, hingga para kontingen peserta.
Pertandingan Perdana Langsung Dimulai
Usai doa dan foto bersama, suasana seremoni berganti menjadi atmosfer pertandingan.
Tepat sekitar pukul 20.30 WIB, pertandingan perdana Danyon Cup 887/KJM 2026 mulai digulirkan.
Penonton yang telah memadati kawasan lapangan serbaguna langsung memberikan dukungan kepada tim yang bertanding.
Dari sini, perjalanan panjang Danyon Cup 2026 resmi dimulai.
Bola akan terus berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya, smash akan terus menghujam, dan setiap poin akan menjadi pertaruhan mental para pemain.
Namun di balik persaingan tersebut, ada pesan yang jauh lebih besar: olahraga bisa menjadi bahasa yang menyatukan prajurit dan rakyat, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet baru Lamongan.
Danyon Cup 887/KJM 2026 pun bukan hanya tentang siapa yang akhirnya mengangkat trofi.
Lebih dari itu, turnamen ini menjadi perayaan kebersamaan—merayakan satu tahun perjalanan Yonif TP 887/KJM, menyambut kemerdekaan Indonesia, dan menghadirkan semangat kompetisi yang tumbuh dari tengah masyarakat Lamongan.(rm)



