Saturday, September 12, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Lebih dari 1.000 Atlet Ramaikan Kejurkab dan Bupati Open 2026, PBSI Lamongan Cetak Generasi Juara dari GOR Lamongan

RONGGOHADI, LAMONGAN – Semangat membangun prestasi olahraga tak bisa lahir hanya dari latihan. Atmosfer pertandingan, tekanan kompetisi, hingga pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam proses mencetak atlet juara. Filosofi itulah yang kini dipegang Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI Lamongan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis dan Bupati Open Lamongan 2026 yang digelar secara bersamaan di GOR Lamongan.

Dua turnamen tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan panggung pembinaan bagi atlet-atlet muda Lamongan untuk mengasah kemampuan, memperkaya pengalaman bertanding, sekaligus membuka jalan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejurprov, Porprov Jawa Timur, hingga Kejuaraan Nasional.

Dua Turnamen, Satu Misi Besar: Cetak Atlet Berprestasi

Ketua Pengcab PBSI Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengatakan penyelenggaraan dua kejuaraan sekaligus merupakan strategi memperluas kesempatan bertanding bagi atlet muda.

Menurutnya, Kejurkab Lamongan 2026 menjadi ajang kompetisi khusus atlet-atlet asal Lamongan sebagai bagian dari proses seleksi dan pembinaan berjenjang.

Sementara Bupati Open Lamongan 2026 menghadirkan tantangan yang lebih besar karena mempertemukan atlet lokal dengan pebulu tangkis dari berbagai daerah, sehingga mental bertanding dan kualitas permainan mereka dapat berkembang lebih cepat.

“Tahun ini Kejurkab mempertandingkan 18 nomor dan Bupati Open 20 nomor. Total pesertanya lebih dari 1.000 atlet, dengan Bupati Open mencapai lebih dari 700 peserta dari berbagai daerah,” ujar Dirham, Kamis (6/8/2026).

GOR Lamongan Jadi Arena Lahirnya Bintang Baru Bulutangkis

Selama sepekan ke depan, GOR Lamongan dipenuhi ratusan pertandingan dari berbagai kelompok usia dan kategori.

Suasana kompetitif dipastikan menjadi pengalaman berharga bagi para atlet muda yang selama ini lebih banyak ditempa melalui latihan rutin di klub masing-masing.

Dirham berharap kejuaraan yang kini memasuki edisi kedua tersebut mampu meningkatkan kualitas pembinaan bulutangkis di Kabupaten Lamongan.

Target besarnya pun jelas, yakni melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama Lamongan di tingkat provinsi hingga nasional.

“Target kita nantinya bisa menyumbangkan medali di kejuaraan tingkat provinsi,” katanya.

Tak Hanya Kompetisi, PBSI Dorong Fasilitas Berstandar Nasional

Selain memperbanyak jam terbang atlet, PBSI Lamongan juga menaruh perhatian pada peningkatan sarana olahraga.

Dirham berharap Lamongan ke depan memiliki GOR bulutangkis berstandar nasional, sehingga daerah ini tidak hanya menjadi penghasil atlet, tetapi juga mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional.

Menurutnya, kombinasi antara kompetisi yang rutin digelar, fasilitas yang memadai, serta pembinaan yang berkesinambungan akan mempercepat lahirnya atlet-atlet berprestasi.

“Dengan kompetisi rutin, pengalaman bertanding dan fasilitas yang semakin baik, kami optimistis mampu melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional,” tuturnya.

Bupati Lamongan: Jam Terbang Adalah Modal Menjadi Juara

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan apresiasi atas konsistensi PBSI Lamongan dalam membina atlet usia dini melalui penyelenggaraan kejuaraan.

Menurut Bupati , turnamen seperti Kejurkab dan Bupati Open bukan hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga ruang belajar bagi para atlet muda untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.

“Selain sebagai wadah silaturahmi, Kejurkab ini menambah jam terbang bagi calon-calon atlet maupun atlet yang akan terus meningkatkan prestasinya,” ujar Bupati.

Ia berharap semakin banyak kompetisi olahraga yang digelar di Lamongan agar semangat berlatih para atlet muda terus tumbuh.

“Dengan demikian, akan lebih banyak lagi atlet bulutangkis yang bermunculan,” pungkasnya.

Lamongan Perkuat Posisi sebagai Daerah Pembina Atlet

Penyelenggaraan Kejurkab dan Bupati Open 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Lamongan tidak berhenti pada latihan semata.

Melalui kompetisi yang berkualitas, dukungan pemerintah daerah, serta komitmen PBSI dalam meningkatkan fasilitas dan kualitas pembinaan, Lamongan terus menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang serius mencetak generasi atlet bulutangkis masa depan.

Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, ribuan atlet muda yang bertanding di GOR Lamongan tengah membangun mimpi besar—menjadi wakil daerah yang mampu bersinar di panggung Jawa Timur hingga Indonesia.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles