Saturday, September 12, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pulang dari Jombang, Pesilat Asal Lamongan Tewas Dihadang OTK di Kabuh

LAMONGAN, RONGGOHADI – Perjalanan pulang empat remaja asal Kabupaten Lamongan setelah menghadiri sebuah rangkaian acara di Jombang berubah menjadi tragedi. Mereka dilaporkan menjadi sasaran pelemparan batu dan pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di wilayah Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Minggu (16/8/2026).

Insiden tersebut menewaskan seorang pemuda berinisial AJ, 18, warga Kecamatan Sugio, Lamongan. Sementara seorang rekannya berinisial RM, 18, mengalami luka ringan.

Tak hanya korban yang menjadi sasaran. Sebuah sepeda motor milik rombongan juga dilaporkan dibakar oleh massa yang menghadang mereka.

Peristiwa bermula ketika rombongan remaja tersebut dalam perjalanan kembali menuju Lamongan setelah menghadiri kegiatan di wilayah Jombang. Saat melintas di kawasan Kecamatan Kabuh, perjalanan mereka mendadak terhenti setelah diduga dihadang sekelompok orang tak dikenal.

Situasi kemudian berubah mencekam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi S 2461 JCC yang dikendarai MF, 18, warga Kecamatan Brondong, menjadi sasaran serangan hingga akhirnya terbakar di lokasi kejadian.

Sementara AJ dan RM yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX putih bernomor polisi S 4810 JBT juga tak luput dari serangan. Kendaraan mereka dilempari batu hingga mengalami kerusakan parah.

Keduanya terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu, AJ dan RM diduga menjadi sasaran pengeroyokan.

AJ Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Luka yang dialami AJ ternyata cukup berat. Pemuda asal Kecamatan Sugio tersebut akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan di salah satu rumah sakit di Jombang.

Kabar duka itu kemudian sampai kepada keluarga dan perangkat desa tempat korban tinggal.

Muhibudin, kepala dusun tempat tinggal kedua korban, membenarkan adanya warga yang meninggal dalam insiden tersebut.

“Memang benar, warga kami telah meninggal dunia di wilayah Jombang. Satu lagi mengalami luka ringan,” ujarnya.

Muhibudin mengaku memperoleh informasi mengenai kondisi AJ sekitar pukul 04.00 WIB. Ia kemudian berangkat menuju Jombang. Namun ketika tiba di rumah sakit, AJ telah dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah AJ selanjutnya dibawa pulang ke Lamongan. Korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat sekitar pukul 13.00 WIB.

Keluarga korban maupun keluarga RM memilih tidak memberikan banyak keterangan mengenai kejadian tersebut.

Korban Disebut Anggota Pagar Nusa Lamongan

Ketua PC Pagar Nusa Lamongan, Ferri Andi Sahputra, membenarkan bahwa korban merupakan anggota organisasi pencak silat tersebut.

Menurut Ferri, para korban sebelumnya menghadiri rangkaian kegiatan di Jombang. Dalam perjalanan pulang menuju Lamongan, mereka kemudian mengalami insiden penghadangan oleh orang tak dikenal.

“Memang benar, satu yang meninggal, AJ, adalah salah satu warga kami dan satu mengalami luka ringan,” kata Ferri.

Ia juga membenarkan adanya kendaraan milik anggota rombongan asal Brondong yang dibakar dalam kejadian tersebut.

Kasus tersebut, lanjut Ferri, telah dilaporkan kepada Polres Jombang untuk dilakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, peristiwa tersebut menyisakan duka bagi keluarga korban sekaligus menjadi perhatian karena terjadi di tengah perjalanan pulang para remaja tersebut.

Masyarakat pun menunggu langkah kepolisian untuk mengungkap siapa saja pihak yang berada di balik aksi penghadangan, pelemparan, pengeroyokan, hingga pembakaran kendaraan tersebut.

Polisi diharapkan dapat mengungkap kronologi secara utuh serta mengidentifikasi para pelaku agar kasus yang menewaskan pemuda asal Lamongan tersebut dapat diproses sesuai hukum. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles