Wednesday, September 23, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Forum PAUD Lamongan Ajak Orang Tua Dampingi Anak di Era Digital

LAMONGAN, RONGGOHADI – Perkembangan teknologi membuat anak semakin mudah mengakses informasi melalui gadget. Di tengah kondisi tersebut, orang tua dinilai memiliki peran penting untuk memastikan teknologi tidak menggantikan interaksi langsung dalam proses tumbuh kembang anak.

Pesan itu disampaikan dalam seminar parenting bertema “Pengasuhan Anak di Era Digital” yang digelar Forum PAUD bersama TP PKK dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, yang mewakili Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Dirham menegaskan, penggunaan teknologi oleh anak bukan sesuatu yang harus sepenuhnya dilarang. Namun, akses tersebut perlu diimbangi dengan pendampingan dan keterlibatan orang tua.

“Prinsipnya bukan anak-anak kita tidak boleh hidup dengan teknologi, hanya saja butuh pendampingan orang tua,” kata Dirham.

Ayah Diminta Luangkan Waktu untuk Anak

Dirham secara khusus menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam membangun kedekatan dengan anak. Menurutnya, interaksi langsung tanpa gadget dapat membantu membangun mental dan kemampuan sosial anak.

Ia menyebut survei di Jawa Timur menunjukkan 24,9 persen anak merasakan fatherless. Karena itu, ia mengimbau para ayah menyediakan waktu khusus untuk berinteraksi dengan anak setiap hari.

“Imbauannya adalah dalam satu hari kalau bisa bapak-bapak ada waktu paling tidak satu jam untuk anak, quality time, bagaimana kita interaksi, membangun mental anak tanpa adanya gadget,” ujarnya.

Menurut Dirham, interaksi sosial secara langsung menjadi salah satu fondasi dalam perkembangan anak dan berkaitan dengan masa depan mereka.

“Karena sentuhan sosial bagi anak-anak itu adalah pondasi menentukan nasib dan masa depan anak,” imbuhnya.

215 Peserta dari 27 Kecamatan

Ketua TP PKK Lamongan sekaligus Bunda PAUD Lamongan, Anis Kartikawati Yes, mengatakan seminar tersebut diikuti 215 peserta yang merupakan perwakilan dari 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan.

Seminar menghadirkan praktisi PAUD asal Yogyakarta, Aji Syafa, sebagai narasumber. Kegiatan tersebut sekaligus dikaitkan dengan penguatan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Wajib Belajar 13 Tahun.

Anis mengatakan tantangan pengasuhan anak semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi. Karena itu, orang tua perlu mendapatkan wawasan mengenai pola pengasuhan positif.

“Tujuan dilaksanakannya seminar ini adalah untuk memberikan tambahan wawasan kepada Ayah Bunda yang memiliki anak PAUD tentang pola pengasuhan positif karena sekarang tantangannya sangat luar biasa di era digital ini,” kata Anis.

Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak selalu memenuhi seluruh keinginan anak. Menurutnya, kebiasaan memberikan apa pun yang diminta anak perlu dikendalikan agar tidak berdampak terhadap perkembangan mereka.

“Ego orang tua memberikan apa yang diminta anak ini juga harus kita tekan untuk perkembangan anak masa depan. Selain itu juga untuk memberikan penguatan kebiasaan 7 Anak Indonesia Hebat dan Wajib Belajar 13 Tahun,” jelasnya.

PAUD Jadi Pondasi Perkembangan Anak

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Shodikin menambahkan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting karena menjadi pondasi bagi perkembangan anak.

Menurutnya, pondasi tersebut perlu dibangun melalui keteladanan orang tua. Proses pendidikan anak juga tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi membutuhkan dukungan guru, masyarakat, serta lingkungan media yang turut memengaruhi tumbuh kembang anak.

“Karena pendidikan anak usia dini ini merupakan pondasi, sehingga pondasi itu harus kuat melalui keteladanan orang tua,” pungkasnya.

Seminar tersebut menjadi ruang bagi orang tua dan pemangku kepentingan pendidikan di Lamongan untuk memperkuat pola pengasuhan anak, terutama dalam menghadapi tantangan penggunaan teknologi sejak usia dini. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles