LAMONGAN, RONGGOHADI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumberejo, Kabupaten Lamongan, kembali beroperasi setelah melakukan sejumlah pembenahan menyusul perhatian dan keluhan warga sekitar.
Perbaikan dilakukan mulai dari sistem pengolahan air limbah, pembuatan saluran limbah tertutup, hingga relokasi blower untuk mengurangi kebisingan.
Kepala SPPG Sumberejo, Asrul Satria Pratama, mengatakan salah satu pembenahan utama dilakukan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pihaknya menambahkan sistem filtrasi untuk mengurangi kandungan kotoran, minyak, lemak, dan sisa makanan sebelum air dialirkan ke lingkungan.
Menurut Asrul, penyempurnaan tersebut diperlukan karena volume limbah yang dihasilkan cukup besar, terutama ketika aktivitas operasional meningkat.
“Pengolahan sebelumnya menggunakan bakteri. Ketika debit air tinggi, proses penguraian menjadi kurang maksimal. Karena itu kami melakukan penyempurnaan pada sistem pengolahan,” kata Asrul, Senin (28/9/2026).
Selain penyempurnaan IPAL, SPPG juga membangun saluran limbah tersendiri yang tertutup sebagai tindak lanjut atas perhatian warga di sekitar lokasi.
Keluhan Kebisingan Blower Juga Ditindaklanjuti
Perwakilan Paguyuban Perumahan Insani Regency, Duta Minanda, mengapresiasi respons pihak SPPG terhadap sejumlah keluhan warga.
Ia menjelaskan, sebelumnya warga sempat mempermasalahkan suara blower yang dinilai mengganggu. Menindaklanjuti hal tersebut, pihak SPPG melakukan relokasi untuk mengurangi kebisingan.
“Yang menjadi perhatian warga sudah ditindaklanjuti,” ujar Minanda.
Terkait persoalan limbah, Minanda menyebut warga sebelumnya tidak terlalu mempermasalahkan karena tidak mencium bau dari saluran air di sekitar perumahan.
Meski demikian, upaya pembenahan yang dilakukan SPPG dinilai sebagai langkah positif untuk mencegah potensi persoalan lingkungan.
“SPPG sudah membuat saluran limbah sendiri dan tertutup. Kami melihat ada upaya perbaikan dan pencegahan,” katanya.
Kembali Beroperasi Sejak 24 September
Setelah dilakukan perbaikan dan mediasi dengan warga, SPPG Sumberejo kembali diizinkan beroperasi sejak 24 September 2026.
Koordinator SPPG Kecamatan Lamongan, Agustina Nurul Herdian, membenarkan bahwa operasional SPPG tersebut telah kembali berjalan setelah sejumlah pembenahan dilakukan.
“Sudah ada perbaikan, sudah ada mediasi dengan warga. SPPG Sumberejo sekarang sudah kembali diizinkan beroperasi,” ujarnya.
Dengan kembali beroperasinya SPPG Sumberejo, distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat kembali berjalan.
PIC SMK Thoriqul Ulum Lamongan, Nenes Diah, mengatakan para siswa telah kembali menerima MBG sejak 25 September 2026.
“Alhamdulillah anak-anak sudah suka dengan makanannya,” pungkasnya.
Kembali berjalannya operasional SPPG Sumberejo diharapkan dapat mendukung keberlanjutan distribusi MBG, sekaligus menjaga kenyamanan warga melalui perbaikan pengelolaan limbah dan lingkungan sekitar.(rm)


