Tuesday, October 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

292 Peserta Adu Kreativitas dalam Lomba Desain Batik Lamongan 2026

LAMONGAN, RONGGOHADI – Upaya menjaga eksistensi batik Lamongan tidak cukup hanya dengan mempertahankan motif warisan. Regenerasi kreator dan lahirnya desain-desain baru juga menjadi bagian penting agar batik daerah terus berkembang mengikuti zaman.

Semangat tersebut diwujudkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan melalui Lomba Desain Batik Lamongan 2026 yang digelar di Pendopo Lokatantra, Minggu (5/10/2026).

Sebanyak 292 peserta, mulai dari siswa sekolah dasar hingga masyarakat umum, menuangkan kreativitas dan imajinasi mereka melalui goresan desain di atas kertas.

Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, mengatakan lomba desain batik menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus ikut menjaga keberlanjutan budaya daerah.

“Ini menjadi langkah awal bagi kita untuk terus melestarikan dan mengembangkan batik Lamongan. Saya berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan ide terbaik, serta menghasilkan karya yang berkarakter dan mencerminkan potensi diri,” kata Anis.

Perkuat Kolaborasi dengan IKM dan Dunia Pendidikan

Menurut Anis, pengembangan batik Lamongan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat kolaborasi antara Dekranasda, pelaku industri kecil dan menengah (IKM), serta dunia pendidikan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kreativitas yang lahir dari kompetisi tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi memiliki peluang untuk mendukung pengembangan kerajinan batik Lamongan.

“Kolaborasi tersebut penting agar kreativitas yang lahir dari kompetisi tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi berpeluang mendukung pengembangan kerajinan batik Lamongan,” tuturnya.

Desain yang dihasilkan para peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan batik daerah. Seluruh desain dalam kompetisi tersebut nantinya menjadi hak panitia untuk mendukung upaya pengembangan dan pemanfaatan motif batik Lamongan.

Peserta Terbagi dalam Empat Kategori

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Lamongan, Anang Taufik, menjelaskan Lomba Desain Batik Lamongan 2026 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dengan workshop dan technical meeting pada 24 September 2026 di Pendopo Lokatantra.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 292 orang. Mereka terbagi dalam empat kategori, yakni 50 peserta kategori umum, 44 siswa SD kelas 1–3, 71 siswa SD kelas 4–6, serta 127 siswa SMP/MTs.

Khusus kategori umum, persaingan berlangsung melalui tahapan seleksi. Sebanyak 15 peserta terpilih melaju ke tahap kedua untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam merancang desain batik.

“Dalam kompetisi ini, panitia menetapkan masing-masing lima juara pada empat kategori. Dengan demikian, terdapat total 20 pemenang yang akan memperoleh penghargaan atas kreativitas dan karya terbaik mereka,” ucap Anang.

Melalui lomba tersebut, Dekranasda Lamongan tidak hanya memberikan ruang kompetisi bagi para peserta, tetapi juga mendorong munculnya kreator-kreator baru yang dapat ikut menjaga keberlanjutan batik Lamongan sekaligus menghadirkan inovasi desain yang relevan dengan perkembangan zaman.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles