Saturday, September 5, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Ditinggal Ambil Air, Kompor Cilok Tetap Menyala! Api Lahap Lapak di Brondong, Kerugian Rp30 Juta

LAMONGAN, RONGGOHADI – Hanya karena ditinggal sebentar untuk mengambil air, sebuah lapak jajanan cilok di Tegalsari, Kelurahan Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, dilalap api. Kompor yang masih menyala diduga menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan sejumlah peralatan dagang hingga bangunan warung semi permanen.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (27/8/2026) siang. Akibat kejadian ini, pemilik warung berinisial DN (32) diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp30 juta.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kebakaran diduga bermula ketika pemilik warung meninggalkan lokasi untuk mengambil air, sementara kompor yang digunakan memasak cilok masih dalam kondisi menyala.

Kebakaran diduga terjadi saat korban meninggalkan warung untuk ambil air, sementara kompor masak cilok masih menyala,” ujar Hamzaid.

Tak lama setelah meninggalkan warung, DN mendapati api telah membesar. Panik melihat tempat usahanya terbakar, ia kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api sekaligus menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan.

Kapolsek Brondong Iptu Ahmad Zainudin bersama anggota Polsek Brondong juga segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah.

Lokasi warung yang berada di gang sempit membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat mendekati titik api. Petugas pun harus menarik selang pemadam secara manual hingga mencapai lokasi kebakaran.

Anggota Polsek Brondong bersama warga bantu padamkan api sambil hubungi damkar. Karena gang sempit, petugas tarik selang pemadam hingga ke titik api. Api padam sekitar pukul 14.30 WIB,” tambah Hamzaid.

Meski api akhirnya berhasil dipadamkan, sejumlah barang dagangan dan peralatan usaha tidak dapat diselamatkan.

Dua lemari es, tiga tabung gas melon, berbagai jajanan, serta bangunan semi permanen yang digunakan sebagai lapak cilok hangus akibat kebakaran tersebut.

DN pun tak menyangka aktivitas singkat mengambil air justru berujung pada musibah yang menghanguskan tempat usahanya.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa api bisa membesar hanya dalam hitungan menit, terutama pada bangunan semi permanen yang banyak menggunakan material mudah terbakar.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kompor dalam kondisi menyala dan selalu memastikan sumber api maupun instalasi listrik telah aman sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha.

Pastikan kondisi aman untuk cegah kebakaran, apalagi bangunan semi permanen rawan cepat terbakar,” pesan Hamzaid.

Kewaspadaan terhadap sumber api menjadi hal sederhana, tetapi sangat penting. Sebab, satu kelalaian kecil dapat berubah menjadi musibah besar dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles