Thursday, May 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Gagal Masuk 10 Besar Porprov Jatim 2025, Lamongan Hanya Bertengger di Peringkat 21 – Ini Analisis Penyebabnya

RONGGOHADI, LAMONGAN – Harapan besar untuk menembus 10 besar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 pupus sudah. Kontingen Kabupaten Lamongan harus rela finis di posisi ke-21 klasemen akhir perolehan medali, jauh dari target yang dicanangkan sejak awal.

Dalam pesta olahraga tingkat provinsi yang digelar di Malang Raya ini, Lamongan hanya mampu membawa pulang 10 medali emas, 14 perak, dan 36 perunggu, dengan total skor 104 poin. Meski demikian, hasil ini sebenarnya mengalami peningkatan dua poin dibanding Porprov sebelumnya.

Namun, peningkatan poin itu tidak cukup untuk memperbaiki peringkat secara signifikan. Banyak pihak mempertanyakan: Apa yang salah dengan strategi Lamongan tahun ini?

Ketua KONI Lamongan, Heri Pranoto, tak menutup mata terhadap hasil mengecewakan ini. Menurutnya, ada beberapa faktor utama yang membuat Lamongan tertinggal jauh dari daerah-daerah lain.

“Salah satu masalah krusial adalah tidak adanya cabor unggulan seperti angkat besi. Daerah lain bisa menyapu hingga 5–6 medali emas dari cabor itu, sedangkan kita tidak punya,” ujar Heri, Sabtu (5/7/2025).

Selain itu, regenerasi atlet juga menjadi kendala. Banyak atlet muda belum siap bersaing, dan para senior yang sebelumnya berprestasi sudah melewati batas usia untuk ikut bertanding di Porprov.

Sebagai bentuk perbaikan serius, KONI Lamongan berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan dan pengembangan atlet. Salah satu strateginya adalah mendatangkan pelatih profesional dari luar daerah untuk membina cabor-cabor unggulan.

“Kami akan rekrut pelatih dari luar, terutama untuk cabor strategis yang berpotensi menyumbang banyak medali. Kita akan fokus pada kualitas pelatihan,” tegas Heri.

Di balik hasil kurang memuaskan, semua atlet Lamongan yang bertanding adalah putra-putri asli daerah, bukan ‘impor’ dari luar. Total, Lamongan mengirimkan 448 atlet dan 132 official, dengan rincian 286 atlet putra dan 162 atlet putri.

Kondisi ini menegaskan komitmen Lamongan untuk membangun prestasi dari akar rumput, meski harus berhadapan dengan tantangan regenerasi dan keterbatasan fasilitas di beberapa cabor.(rm)

sumber: jatim.viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles