Ronggohadi, Lamongan – Laga uji coba antara Persela Lamongan vs Rans FC di Stadion Surajaya, Selasa (2/9/2025), berakhir manis untuk Laskar Joko Tingkir. Anak asuh Aji Santoso menutup pertandingan dengan skor 2-0, berkat ketajaman Beto Goncalves yang sukses memanfaatkan kreasi serangan dari pemain anyar, Jhon Mena.
Meski hanya bertajuk laga persahabatan, atmosfer pertandingan terasa serius sejak awal. Di babak pertama, Persela sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Rans FC. Peluang emas Beto lewat sundulan hingga sepakan keras Arya Geriyyan masih kandas di tangan kiper tim tamu. Bahkan, Rans sempat mengancam lewat tendangan bebas Silvio Escobar, namun masih bisa dimentahkan Rafli Mahreza. Skor imbang tanpa gol menutup paruh pertama.
Perubahan Wajah Persela di Babak Kedua
Babak kedua menjadi cerita berbeda. Masuknya Jhon Mena, winger Kolombia, langsung menghidupkan tempo permainan. Aksinya di sisi kanan serangan membuat pertahanan Rans FC kewalahan. Dua kali umpan matangnya berbuah gol, yang diselesaikan dengan apik oleh Beto Goncalves. Skor 2-0 untuk Persela sekaligus mengunci kemenangan.
Sayangnya, Aji Santoso memastikan Jhon Mena tak bisa tampil di tiga laga awal Persela karena alasan administrasi. Sebagai alternatif, Wawan Febrianto disiapkan, meski saat ini masih terikat di ajang Piala Panglima hingga 11 September. “Sudah kita siapkan, mudah-mudahan pemain lain juga bisa menjalankan strategi dengan baik,” tegas Aji.
Selain itu, Persela juga harus kehilangan gelandang asing Jonathan Bustos yang mengalami cedera jelang laga. Posisi playmaker asal Argentina itu sementara diisi Hambali Tholib, yang tampil cukup solid. “Ini jadi modal berharga sebelum pertandingan perdana Liga 2 nanti. Masih banyak yang perlu dibenahi,” ungkap Hambali.
Rans FC Fokus pada Proses
Di kubu lawan, pelatih Rans FC Joko Susilo menegaskan bahwa hasil bukan segalanya dalam uji coba. Menurutnya, Persela memang unggul secara materi dengan deretan pemain asing dan naturalisasi. Namun ia puas karena timnya yang dihuni banyak pemain seleksi mampu mengimbangi permainan.
“Persaingan di kompetisi Liga 3 Indonesia juga berat. Jadi, semua pemain harus siap kapan pun diturunkan,” ucap Joko.
Bek senior Toni Sucipto menambahkan, laga ini jadi ajang pemanasan yang penting. “Kami ingin terus berkembang supaya bisa bersaing di kompetisi nanti,” katanya.
Dengan kemenangan ini, Persela Lamongan semakin percaya diri menghadapi kompetisi Liga 2 2025/2026, sekaligus memberi sinyal bahwa duet Beto Goncalves dan Jhon Mena bisa menjadi senjata mematikan Laskar Joko Tingkir musim ini. (rm)



