Thursday, May 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Petani Lamongan Full Senyum: Produksi Padi Tembus 1,2 Juta Ton, Harga Jauh di Atas HPP!

RONGGOHADI, LAMONGAN—Lamongan kembali mengukir tinta emas di sektor pangan nasional! Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi, sukses menggelar Panen Raya Padi Ketiga dengan capaian yang fantastis, menegaskan posisi Lamongan sebagai Lumbung Pangan utama Jawa Timur.

Bukan hanya masalah kuantitas, tetapi petani Lamongan kini menikmati harga gabah yang menembus angka impresif Rp 7.200 per kilogram, jauh melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp 6.500.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang turut hadir dalam panen raya varietas inbrida, mengumumkan berita yang membanggakan ini.

 “Tahun ini Kabupaten Lamongan menempati peringkat pertama pada produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) se-Provinsi Jawa Timur,” tegas Bupati dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/11/2025).

 Data Fantastis: Angka yang Mendukung Klaim Raja Padi

Klaim Lamongan sebagai juara produksi padi Jawa Timur didukung oleh data capaian sepanjang tahun 2025:

  • Total Produksi Padi GKG 2025: 1.285.000 ton (akumulasi hingga 13 November 2025).
  • Produksi GKG Tahun Ini: 904.928 ton.
  • Luas Panen: 175.832 hektare.
  • Produktivitas (Provitas) Rata-rata: 7,33 ton.
  • Luas Tambah Tanam (LTT): 70% atau 134.480 hektare.

 Tantangan Ke Depan: Alsintan dan Pengairan Upgrade

Meskipun telah mencapai puncak prestasi, Lamongan menyadari pentingnya menjaga momentum. Kepala Desa Plumpang, Sutikno, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemkab dalam membantu kebutuhan pengairan selama ini.

Namun, ia juga berharap dukungan terhadap penyediaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta peningkatan saluran pengairan dapat terus ditingkatkan, karena keduanya adalah faktor penentu keberhasilan panen raya di masa depan.

Bupati Yuhronur menyambut positif masukan tersebut dan berjanji akan mengupayakan realisasinya secara bertahap. Keberhasilan sektor pertanian ini merupakan komitmen jangka panjang yang tertuang dalam RPJMD Lamongan 2025-2030, melalui program unggulan “Lumbung Pangan Lamongan” yang bertujuan menciptakan sektor pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles