Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Lamongan Bersiap Terang! Pemkab Siapkan 10 Ribu Lampu Jalan Baru, Pantura Jadi Prioritas

RONGGOHADI, LAMONGAN – Kabar baik bagi masyarakat Lamongan, terutama para pengguna jalan yang selama ini harus melintasi ruas-ruas minim penerangan pada malam hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bersiap melakukan salah satu program penerangan jalan terbesar dalam beberapa tahun terakhir dengan menyiapkan 10 ribu titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) baru.

Program ini tidak hanya ditujukan untuk mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadi langkah strategis meningkatkan keselamatan berkendara, menekan potensi kriminalitas, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

10 Ribu Lampu Jalan Baru Segera Dipasang

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan, proses pengadaan lampu jalan saat ini tengah berjalan.

Sebagian paket masih memasuki tahap pencarian penyedia atau vendor guna memastikan penggunaan anggaran berjalan lebih efisien. Sementara sebagian lainnya telah memasuki tahap yang siap dikerjakan.

“Sebagian masih dalam tahap pencarian vendor untuk memastikan efisiensi anggaran, sementara sebagian lainnya sudah berada pada tahapan yang siap dieksekusi. Kami berkomitmen menyegerakan seluruh proses tersebut,” ujar Dirham, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, percepatan pemasangan PJU menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Pantura Lamongan Jadi Perhatian Khusus

Salah satu wilayah yang menjadi fokus utama adalah Jalur Pantai Utara (Pantura) Lamongan, terutama ruas Paciran hingga Solokuro.

Jalur nasional tersebut dikenal memiliki mobilitas kendaraan yang sangat tinggi, baik kendaraan pribadi, angkutan logistik, bus antarkota, maupun kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Sayangnya, masih banyak titik yang gelap akibat lampu penerangan yang rusak atau tidak berfungsi.

Kondisi itu menjadi perhatian serius karena dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas pada malam hari.

PMII Temukan 103 Titik Lampu Jalan Mati

Sorotan terhadap kondisi penerangan jalan di Pantura juga datang dari Pengurus Komisariat (PK) PMII Sunan Drajat.

Dalam audiensi bersama Wakil Bupati Lamongan, organisasi mahasiswa tersebut menyerahkan policy brief hasil kajian lapangan mengenai kondisi PJU di kawasan Pantura.

Hasil pemetaan menunjukkan terdapat sedikitnya 103 titik lampu jalan yang tidak berfungsi, sehingga sejumlah ruas jalan menjadi gelap saat malam hari.

Temuan tersebut diharapkan menjadi dasar percepatan penanganan oleh pemerintah daerah.

Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Dirham menegaskan bahwa keberadaan lampu jalan memiliki peran penting, bukan hanya sebagai penerangan semata, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan penerangan yang memadai, angka kecelakaan di malam hari diharapkan dapat ditekan, sementara aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan jalur perdagangan Pantura, bisa berlangsung lebih optimal.

Program pemasangan 10 ribu titik PJU juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan masyarakat Lamongan.

PMII Kawal Realisasi Program

Ketua PK PMII Sunan Drajat, M. Rizky PRS, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan yang merespons cepat hasil kajian yang mereka sampaikan.

Meski demikian, pihaknya memastikan akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut hingga benar-benar terealisasi di lapangan.

“Kami akan terus mengawal realisasi pemasangan lampu jalan ini, khususnya di wilayah Pantura Lamongan, karena menyangkut keselamatan masyarakat,” katanya.

Ia berharap percepatan pemasangan lampu jalan tidak hanya meningkatkan keamanan berkendara, tetapi juga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang banyak berlangsung hingga malam hari.

Menuju Lamongan yang Lebih Aman dan Terang

Dengan rencana pemasangan 10 ribu lampu jalan baru, Pemkab Lamongan mengirimkan sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada jalan dan jembatan, tetapi juga pada aspek keselamatan masyarakat.

Apabila program ini terealisasi sesuai target, ribuan titik jalan di Lamongan akan memperoleh penerangan yang lebih baik, menjadikan mobilitas masyarakat lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles