Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

31 Tim Basket Rebut Piala Bupati, Lamongan Siapkan Generasi Baru Atlet Berprestasi Menuju Level Nasional

RONGGOHADI, LAMONGAN – Semangat membangun prestasi olahraga di Kabupaten Lamongan semakin terasa. Sebanyak 31 tim basket tingkat SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Lamongan resmi berlaga dalam Turnamen Basket Piala Bupati Lamongan 2026 yang digelar di GOR Lamongan, Kamis (23/7/2026).

Tak sekadar menjadi ajang kompetisi antarpelajar, turnamen ini menjadi langkah serius Perbasi Lamongan dalam menjaring bibit-bibit pebasket muda yang diproyeksikan mampu bersaing di tingkat Jawa Timur hingga nasional.

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru Perbasi Lamongan, sebagai awal penguatan sistem pembinaan olahraga basket di Kota Soto.

Basket Lamongan Mulai Bangkit, Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Atlet Hebat

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menilai keberadaan kompetisi yang rutin menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet berkualitas. Menurutnya, semakin banyak turnamen digelar, semakin besar pula kesempatan atlet muda memperoleh pengalaman bertanding yang akan membentuk mental juara.

“Turnamen seperti ini bukan hanya soal siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita memberikan ruang bagi anak-anak Lamongan untuk berkembang dan menunjukkan potensinya,” ujar Bupati.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Ketua Perbasi Jawa Timur yang menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan basket di Lamongan.

“Harapan kami, Perbasi Lamongan semakin aktif menggelar berbagai kompetisi sehingga akan lahir atlet-atlet basket yang mampu membawa nama Lamongan hingga tingkat nasional,” tambahnya.

GOR Lamongan Dinilai Sudah Berstandar Kejuaraan Jawa Timur

Dukungan terhadap perkembangan basket Lamongan juga datang dari Ketua Perbasi Jawa Timur, Grace Evi Ekawati.

Menurutnya, fasilitas olahraga yang dimiliki Lamongan menjadi salah satu modal penting dalam membangun prestasi atlet daerah.

Ia mengaku terkejut melihat kualitas lapangan basket di GOR Lamongan yang dinilai telah memenuhi standar penyelenggaraan kejuaraan tingkat Jawa Timur.

“Saya melihat langsung kualitas lapangannya sangat baik. Ini menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan basket benar-benar nyata,” ungkap Grace.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencetak atlet tidak hanya bergantung pada organisasi olahraga, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah, sekolah, pelatih, orang tua hingga media.

31 Tim Jadi Ajang Berburu Bibit Pebasket Masa Depan

Turnamen yang diikuti 31 tim basket pelajar tersebut menjadi kesempatan emas bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Selain memperebutkan Piala Bupati Lamongan, kejuaraan ini juga menjadi ajang pemantauan bakat bagi Perbasi Lamongan untuk menyusun regenerasi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan semakin seringnya kompetisi digelar, peluang munculnya pemain-pemain muda berbakat dari Lamongan pun semakin terbuka lebar.

Lamongan Ingin Jadi Kekuatan Baru Basket Jawa Timur

Perbasi Lamongan kini membawa semangat baru melalui kepengurusan yang baru dilantik. Targetnya tidak hanya menyelenggarakan turnamen, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sejak usia sekolah.

Melalui dukungan fasilitas yang memadai, kompetisi yang rutin, serta sinergi antara pemerintah dan organisasi olahraga, Lamongan optimistis mampu melahirkan generasi pebasket yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang bergengsi.

Bagi para peserta, turnamen ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan langkah awal menuju mimpi yang lebih besar: mengenakan seragam Jawa Timur, bahkan Merah Putih, di masa depan. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles