Sunday, September 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat-Widang Ludes Terbakar, Polisi Kejar Sumber Api

RONGGOHADI, LAMONGAN – Api melalap kawasan padat aktivitas di bawah Jembatan Babat-Widang, Kabupaten Lamongan, Sabtu (8/8/2026) sore. Puluhan kios pedagang kaki lima hangus terbakar, meninggalkan kerusakan dan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp359,3 juta.

Kini, bukan hanya bara yang menjadi perhatian. Polres Lamongan mulai menyelidiki dari mana api pertama kali muncul dan bagaimana kebakaran tersebut bisa dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, petugas telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi juga dipasang untuk mengamankan area sekaligus membantu proses penyelidikan.

“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal api berasal dari pembakaran sampah di belakang salah satu warung di bawah jembatan, namun hal itu masih didalami,” kata Hamzaid di Lamongan, Minggu.

Polisi belum menyimpulkan sumber api tersebut sebagai penyebab pasti. Sejumlah saksi di sekitar lokasi telah dimintai keterangan, sementara barang bukti yang ditemukan di lokasi dikumpulkan untuk membantu mengungkap awal mula kebakaran.

Api Berkobar di Kawasan Kios Pedagang

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Tambangan, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat.

Dalam waktu singkat, kobaran api menghanguskan puluhan kios pedagang kaki lima yang berada di kawasan bawah jembatan.

Tak hanya lapak pedagang, sebuah mushala, pangkalan ojek, dan dua sepeda motor yang berada di sekitar lokasi juga ikut terdampak.

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses pemadaman serta pendinginan sekitar pukul 20.40 WIB.

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Polisi Pasang Garis Polisi, Kerugian Tembus Rp359 Juta

Pasca-api berhasil dipadamkan, kawasan terdampak tidak langsung kembali normal.

Petugas melakukan pendataan terhadap bangunan serta barang-barang milik warga yang rusak maupun terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran lebih rinci mengenai dampak kebakaran.

Dari pendataan sementara, total kerugian material diperkirakan mencapai Rp359,3 juta.

Polres Lamongan masih mengumpulkan informasi dari warga dan saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian. Penyelidikan tersebut diharapkan dapat menjawab titik penting dalam kasus ini: apa yang menjadi pemicu pertama kobaran api.

Pemadaman Tuntas, Warga Diminta Waspada

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Lamongan, Rayin, mengatakan proses pemadaman dan pendinginan telah selesai dilakukan.

Kondisi lokasi saat ini dinyatakan aman, meski pendataan terhadap bangunan dan barang milik warga yang terdampak masih berlanjut.

Peristiwa kebakaran di kawasan kios tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa aktivitas sederhana seperti membakar sampah dapat membawa risiko serius, terlebih di kawasan yang dipenuhi bangunan dan material yang mudah terbakar.

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api, terutama di kawasan padat aktivitas seperti pasar, kios, warung, maupun permukiman.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran puluhan kios di Babat, Lamongan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Bagi para pedagang yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari kawasan tersebut, api memang telah padam. Tetapi pekerjaan untuk memulihkan kehidupan dan aktivitas ekonomi warga di lokasi itu baru saja dimulai. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles