Saturday, September 5, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Bukan Sekadar Perak, Ridho Bawa Nama Lamongan Naik Podium Kejurnas Muaythai 2026

RONGGOHADI, LAMONGAN – Nama Lamongan kembali berkibar di panggung olahraga nasional. Kali ini datang dari arena Muaythai, setelah Guntur Ridho Setiawan berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Jawa Timur pada Kejurnas Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Atlet asal Desa Yungyang, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan itu harus puas berada di posisi runner-up setelah kalah angka tipis dari atlet asal Bali pada partai final.

Meski gagal membawa pulang emas, pencapaian tersebut menjadi peningkatan prestasi bagi Ridho. Setahun sebelumnya, atlet berusia 25 tahun itu meraih medali perunggu pada Kejurnas IMC 2025 di Nusa Tenggara Barat.

Ridho tampil di kategori Elite Senior Putra kelas 51 kilogram. Yang membuat prestasinya semakin istimewa, ia menjadi satu-satunya atlet asal Lamongan yang masuk dalam kontingen Jawa Timur yang mengirimkan 87 atlet ke kejuaraan tersebut.

“Alhamdulillah, saya sudah berusaha maksimal, tapi masih belum bisa meraih prestasi maksimal. Saya tetap akan terus semangat untuk bisa meraih prestasi terbaik di masa yang akan datang,” tutur Ridho, Senin (10/8/2026).

Dari Perunggu Naik ke Perak

Perjalanan Ridho di Kejurnas IMC menunjukkan perkembangan yang cukup konsisten.

Setelah meraih perunggu pada edisi 2025, ia mampu melangkah lebih jauh pada tahun berikutnya dan menembus partai final. Medali perak pun menjadi buah dari proses panjang yang dijalaninya sebagai atlet Muaythai.

Bagi Ridho, hasil tersebut bukan akhir perjalanan. Kekalahan tipis di partai puncak justru menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Semangat tersebut menjadi penting karena perjalanan kariernya kini memasuki fase baru.

Ridho sudah tidak dapat kembali bertanding di Porprov Jawa Timur karena faktor usia. Namun, ia tidak meninggalkan dunia Muaythai.

Ia memilih melanjutkan karier melalui jalur profesional sekaligus mulai menekuni dunia kepelatihan.

Dengan pengalaman bertanding di level nasional, Ridho kini memiliki dua peran sekaligus: tetap menjadi petarung di atas ring dan membagikan pengalaman kepada generasi atlet berikutnya.

Kejurnas Muaythai 2026 Jadi Jalur Menuju Timnas

Kejurnas IMC 2026 berlangsung pada 4–9 Agustus 2026 di GOR Abdul Rosyad (Bang Yan), Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kejuaraan resmi Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) tersebut diikuti 544 peserta dari 18 Pengurus Provinsi (Pengprov).

Persaingan pun tidak sekadar memperebutkan medali. Kejurnas ini menjadi bagian dari proses seleksi nasional untuk pembentukan tim nasional yang diproyeksikan menghadapi SEA Games 2027 dan PON 2028.

Artinya, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kualitas terbaiknya di hadapan tim pemantau nasional.

Ridho berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melangkah hingga final dan membawa pulang medali perak ke Jawa Timur.

Jawa Timur Runner-up, Jawa Barat Juara Umum

Dalam klasemen akhir perolehan medali, tuan rumah Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan koleksi 138 medali, terdiri atas 41 emas, 49 perak, dan 48 perunggu.

Jawa Timur berada di posisi kedua dengan total 55 medali.

Sementara posisi ketiga ditempati DKI Jakarta dengan raihan 41 medali.

Di tengah ketatnya persaingan tersebut, satu medali perak dari Ridho menjadi catatan tersendiri bagi olahraga Muaythai Lamongan.

Sebab, dari ratusan atlet yang bertarung dan puluhan daerah yang terlibat, nama Lamongan hanya diwakili satu atlet.

Dan Ridho pulang bukan dengan tangan kosong.

Ia membawa perak, pengalaman baru, sekaligus pesan bahwa atlet Lamongan masih punya tempat di panggung olahraga nasional. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles