Sunday, September 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Bawa Nama Lamongan ke Cibubur, 38 Pramuka Dikirim Menimba Pengalaman di Jambore Nasional 2026

RONGGOHADI, LAMONGAN – Ransel sudah siap, semangat pun sudah dikantongi. Sebanyak 38 anggota Pramuka Lamongan resmi diberangkatkan menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2026.

Kontingen Gerakan Pramuka Lamongan dilepas langsung oleh Wakil Kamabicab Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dari Pendopo Lokatantra, Selasa (11/8/2026).

Mereka akan mengikuti rangkaian Jambore Nasional yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026, bersama anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi kontingen Lamongan, perjalanan menuju Cibubur bukan sekadar pergi mengikuti kegiatan nasional. Ada nama Lamongan yang ikut dibawa, sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu bergaul, berkarya, dan berprestasi di tingkat nasional.

Bukan Sekadar Kemah, Tapi Belajar Mengenal Indonesia

Dirham Akbar Aksara berpesan agar para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti Jambore Nasional.

Menurutnya, nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta menghargai orang lain harus benar-benar ditunjukkan selama berada di Cibubur.

“Tunjukkan bahwa anak-anak Lamongan mampu bergaul, berkarya, dan berprestasi. Adik-adik adalah anak yang luar biasa, mewakili Lamongan dalam event lima tahunan ini,” kata Dirham.

Ia mengingatkan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar arena berkumpulnya anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.

Justru di sanalah para peserta bisa melihat Indonesia dalam versi yang lebih luas—bertemu teman baru, mengenal karakter berbeda, bertukar pengalaman, hingga belajar beradaptasi dengan lingkungan yang beragam.

“Jambore Nasional bukan hanya tempat berkumpul, tetapi tempat belajar dan bertemu dengan berbagai orang yang berbeda karakter dan latar belakang. Karena itu, adik-adik harus mampu beradaptasi dan mencari teman sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Bawa Semangat Lamongan Menuju Indonesia Emas 2045

Jambore Nasional 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Bagi Dirham, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.

Generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan. Mereka dituntut mampu melahirkan gagasan, kreativitas, dan solusi yang bisa menjawab persoalan di sekitarnya.

Karena itu, pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti Jamnas diharapkan dapat dibawa pulang dan memberikan dampak positif bagi Lamongan.

“Tema Jambore Nasional sangat relevan dengan tantangan zaman. Hal ini mengajak generasi muda untuk mampu menciptakan dan menumbuhkan inovasi serta solusi untuk Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Ia juga berharap para peserta semakin memiliki kepekaan terhadap isu ketahanan pangan, terutama karena Lamongan merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor tersebut.

32 Peserta dan 6 Pembina Berangkat Bersama

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lamongan, Mohammad Nalikan, menjelaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan berjumlah 38 orang.

Dari jumlah tersebut, 32 orang merupakan peserta, sementara enam lainnya merupakan pembina yang akan mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Nalikan berharap para peserta tidak hanya pulang membawa cerita tentang kegiatan perkemahan, tetapi juga membawa pengalaman yang mampu membentuk mental dan karakter mereka.

Menurutnya, kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan pengalaman berharga yang tidak bisa didapatkan semua anggota Pramuka.

“Kami ingin adik-adik memanfaatkan pengalaman ini, karena tidak semua berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman mengikuti Jambore Nasional,” ujar Nalikan.

Ia juga menilai pengalaman berinteraksi dengan Pramuka dari berbagai daerah dapat menjadi bagian penting dalam membangun jiwa patriotik dan memperkuat mental generasi muda.

Dari Lamongan untuk Indonesia

Perjalanan menuju Cibubur akhirnya bukan hanya tentang berangkat dan pulang.

Di sana, 38 anggota Pramuka Lamongan akan membawa identitas daerah, bertemu ribuan wajah baru, mengikuti berbagai aktivitas, dan belajar melihat Indonesia dari perspektif yang lebih luas.

Mereka berangkat sebagai anggota Pramuka dari Lamongan. Namun, pengalaman yang diperoleh di Jambore Nasional diharapkan menjadi bekal untuk pulang sebagai generasi muda yang lebih mandiri, percaya diri, kreatif, dan siap mengambil peran.

Sebab, dari sebuah perkemahan di Cibubur, bisa saja lahir persahabatan baru, gagasan baru, bahkan mimpi besar untuk Lamongan dan Indonesia di masa depan. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles