Thursday, September 24, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

PT PAL Dukung Pembangunan Gedung MI di Pesisir Lamongan

LAMONGAN, RONGGOHADI – PT PAL Indonesia memperkuat kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir Lamongan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, dukungan diberikan untuk pembangunan gedung MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Rayssa Audryn Firdauzy, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kepala MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, Ghozi, menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan PT PAL memberikan manfaat bagi pengembangan fasilitas pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Sidokelar.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan PT PAL. Bantuan ini sangat berarti untuk pengembangan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan sarana pendidikan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa maupun masyarakat Desa Sidokelar.

Tidak Hanya Pendidikan

Dukungan PT PAL terhadap masyarakat Sidokelar tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fasilitas pendidikan. Sepanjang 2026, sejumlah program TJSL juga telah disalurkan di desa tersebut.

Pada 13 Maret 2026, PT PAL menyalurkan 840 paket sembako kepada warga pesisir. Kemudian pada April, perusahaan memberikan beasiswa pendidikan bagi belasan siswa berprestasi di tiga lembaga pendidikan di Desa Sidokelar.

Program sosial berlanjut pada Mei melalui penyaluran dua ekor sapi dan empat ekor kambing atau domba untuk kebutuhan kurban. Sementara pada Agustus, PT PAL turut membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Ke depan, perusahaan juga menyiapkan program lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Pada Oktober, PT PAL akan menyalurkan bibit buah dan melakukan penanaman pohon. Sedangkan pada November, direncanakan pembinaan UMKM melalui pemberian legalitas merek.

Galangan Kapal Paciran dan Peluang Kerja Warga

Ketua Tim PMN PT PAL Indonesia, Uut Tatawijaya, mengatakan kehadiran perusahaan di Sidokelar merupakan bagian dari penugasan negara untuk mengembangkan industri galangan kapal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi biru.

Pengembangan galangan kapal di Paciran menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp427 miliar. Pada tahap awal, fasilitas tersebut ditargetkan mampu menangani perbaikan kapal dengan panjang hingga 60 meter. Pada tahap berikutnya, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat hingga kapal sepanjang 100 meter.

Uut mengatakan pengembangan tersebut juga akan melibatkan masyarakat sekitar, termasuk melalui pendidikan khusus bagi calon pekerja dan peluang penyerapan tenaga kerja lokal.

“PT PAL juga akan melibatkan masyarakat sekitar, termasuk memberikan pendidikan khusus bagi calon pekerja dan membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal,” katanya.

Hal tersebut mendapat perhatian dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Penanggung Jawab (PJ) Kepala Desa Sidokelar, Puguh Santoso, berharap sinergi dengan PT PAL terus dikembangkan, terutama dalam membuka peluang kerja bagi pemuda dan warga desa.

Harapan serupa disampaikan Kepala Dusun Klayar, Fadlullah. Ia mengatakan kolaborasi perusahaan dengan masyarakat, termasuk pemuda melalui karang taruna, selama ini berjalan baik dan diharapkan terus berlanjut, termasuk dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Dengan dukungan di bidang pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi, keberadaan PT PAL di Sidokelar diharapkan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan industri, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles