LAMONGAN, RONGGOHADI – Pemerintah Kabupaten Lamongan menghadirkan Taman Pengasuhan Anak (TPA) Lovely Daycare di Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan Lamongan. Fasilitas ini tidak sekadar menjadi tempat penitipan anak bagi orang tua yang bekerja, tetapi juga dirancang untuk mendukung pengasuhan serta tumbuh kembang anak usia dini.
TPA Lovely Daycare resmi diluncurkan Pemkab Lamongan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Rabu (30/9/2026).
Layanan tersebut terutama ditujukan bagi orang tua yang memiliki aktivitas pekerjaan maupun kegiatan produktif lainnya, sehingga membutuhkan layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Nalikan, mengatakan usia 1 hingga 4 tahun merupakan salah satu periode penting dalam proses tumbuh kembang anak. Karena itu, pengasuhan pada fase tersebut perlu dilakukan secara tepat dan oleh pengasuh yang memiliki kompetensi.
“Mayoritas ibu-ibu saat ini, khususnya pada usia produktif, banyak yang meniti karier. Di sisi lain, usia 1 sampai 4 tahun merupakan masa emas anak yang harus dipantau tumbuh kembangnya,” kata Nalikan.
Menurutnya, keberadaan daycare tidak semestinya hanya dimaknai sebagai tempat menitipkan anak. Lingkungan pengasuhan harus aman, nyaman, sehat, ramah anak, sekaligus mendukung proses belajar dan bermain sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
“Pemerintah hadir memberikan layanan pengasuhan bagi anak-anak yang orang tuanya, khususnya ibu, sedang meniti karier. Harapannya, hadirnya TPA Lovely Daycare juga memberikan wawasan kepada orang tua tentang pentingnya pengasuhan yang tepat,” ujarnya.
Bukan Sekadar Tempat Penitipan Anak
Tim Kerja Pembangunan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sofia Hanik, mengapresiasi langkah Pemkab Lamongan menghadirkan layanan pengasuhan tersebut.
“Ini bukan hanya peresmian, tetapi wujud nyata Pemerintah Kabupaten Lamongan menghadirkan pelayanan pengasuhan yang berkualitas dan mendukung tumbuh kembang anak,” kata Sofia.
Sofia menjelaskan, keluarga tetap menjadi lingkungan utama dalam pembentukan anak. Namun, meningkatnya aktivitas orang tua membuat layanan pengasuhan yang ramah dan berkualitas semakin dibutuhkan.
Menurutnya, layanan pengasuhan perlu ditopang berbagai aspek, mulai dari pengasuh yang tersertifikasi, pendampingan tumbuh kembang, pemantauan melalui layanan kesehatan dan posyandu, hingga layanan rujukan apabila ditemukan persoalan dalam tumbuh kembang anak.
Baru Menampung 8-10 Anak
Kepala DPPKB Kabupaten Lamongan Aini Mas’idha mengatakan, Lovely Daycare saat ini memiliki dua orang pengasuh. Keduanya dipilih melalui proses seleksi yang mencakup wawancara hingga seleksi psikologi.
“Para pengasuh juga telah mendapatkan pembekalan tambahan dari DPPKB Kabupaten Lamongan,” kata Aini.
Untuk sementara, Lovely Daycare diperuntukkan bagi anak usia 1-4 tahun dengan kapasitas sekitar 8-10 anak. Saat ini sudah terdapat lima anak yang terdaftar.
Fasilitas yang disediakan dirancang untuk menunjang aktivitas anak, mulai dari ruang konsultasi, ruang belajar dan bermain edukatif, area bermain outdoor, ruang tidur ber-AC, toilet ramah anak, dapur, hingga kamera pengawas atau CCTV.
Yang menarik, CCTV di Lovely Daycare nantinya terkoneksi dengan telepon seluler orang tua. Dengan sistem tersebut, orang tua tetap dapat memantau aktivitas dan proses pengasuhan anak secara real-time meski sedang berada di tempat kerja.
Kehadiran Lovely Daycare diharapkan menjadi salah satu solusi bagi orang tua yang harus bekerja, sekaligus memastikan anak tetap mendapatkan pengasuhan yang aman dan mendukung tumbuh kembangnya selama berada di luar pengawasan langsung keluarga.(rm)



