Tuesday, October 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Penanaman Perdana Bongkar Ratoon 2026 Dimulai, PT KTM Jadi Pembimbing Program di Lamongan

LAMONGAN, RONGGOHADI – Musim tanam tebu 2026 mulai berlangsung di Kabupaten Lamongan. Salah satunya ditandai dengan penanaman perdana Program Bongkar Ratoon di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, pada Kamis (1/10/2026).

Penanaman dilakukan Kelompok Tani Sumber Mulyo Mutiara Abadi dan dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi serta Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara. Kegiatan tersebut turut didampingi Direktur PT Kebun Tebu Mas (KTM), Padipat Namkhet.

Pelaksanaan Program Bongkar Ratoon 2026 juga mempertemukan sejumlah pihak, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, manajemen Pabrik Gula PT KTM, Bank Jatim Kabupaten Lamongan dan Mojokerto, pengusaha alat dan mesin pertanian, kepala desa, hingga petani tebu.

Realisasi Bongkar Ratoon Capai 1.121 Hektare

Program Bongkar Ratoon dan perluasan tanaman tebu di Lamongan telah berjalan sejak 2025 dan berlanjut pada 2026. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong swasembada gula nasional.

Pada 2026, realisasi program Bongkar Ratoon di Lamongan mencakup target lahan seluas 1.385 hektare. Hingga 1 Oktober 2026, sebanyak 1.121,43 hektare di antaranya telah terealisasi, sementara lahan lainnya masih dalam proses.

Di tengah pelaksanaannya, mekanisasi menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengolah lahan dan melakukan penanaman tebu.

Mekanisasi Bantu Atasi Keterbatasan Tenaga Kerja

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito mengatakan, penggunaan alat mesin pertanian dilakukan mulai dari pengolahan tanah, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman tebu.

Penanaman perdana secara mekanis tersebut menjadi yang pertama dilakukan dalam Program Bongkar Ratoon di Lamongan. Varietas tebu yang ditanam dalam kegiatan tersebut adalah Panjalu.

Penggunaan mesin tidak hanya berkaitan dengan proses penanaman, tetapi juga menjadi solusi terhadap persoalan waktu pengerjaan lahan dan ketersediaan tenaga kerja.

Ketua Kelompok Tani Sumber Mulyo Mutiara Abadi, Septi Wahyu Krisdianto, mengatakan dirinya sebelumnya mempelajari budidaya tebu di Thailand. Menurutnya, model penanaman menggunakan mesin dapat diterapkan di kebun tebu Lamongan.

“Model penanaman dengan menggunakan mekanisasi perlu diterapkan, karena akan mempercepat pekerjaan kebun dan dapat mengatasi kesulitan tenaga kerja,” ujar Septi.

Penggunaan cane planter dalam penanaman perdana di Laren menjadi salah satu contoh penerapan mekanisasi pada musim tanam tebu 2026 di Lamongan.

PT KTM Dampingi Program Bongkar Ratoon

Sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Bongkar Ratoon, PT Kebun Tebu Mas (KTM) menjadi perusahaan pembimbing selama program berlangsung di Lamongan.

PT KTM merupakan bagian dari Mitr Phol Group, perusahaan asal Thailand yang bergerak di bidang produksi gula dan bioenergi.

Di Indonesia, perusahaan tersebut juga tergabung dalam Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO), asosiasi perusahaan gula yang bergerak dalam industri gula nasional.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles