Monday, September 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Bukan Cuma Cari Kerja! Bupati Lamongan Tantang Mahasiswa Ubah Potensi Daerah Jadi Peluang Bisnis

LAMONGAN, RONGGOHADI – Mahasiswa Lamongan jangan sampai hanya sibuk mencari peluang di luar daerah setelah lulus. Justru, berbagai potensi ekonomi yang ada di tanah kelahiran sendiri dinilai bisa menjadi ladang kesempatan jika berani digarap.

Pesan itulah yang disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Bincang Ekonomi Daerah bertajuk “Dari Kebijakan ke Aksi: Membangun Ekonomi Lamongan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan” di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla), Senin (31/8/2026).

Di hadapan mahasiswa, Yuhronur mendorong generasi muda untuk tidak berhenti sebagai penonton perkembangan ekonomi daerah. Mahasiswa justru harus mulai melihat persoalan di sekitar sebagai peluang untuk melahirkan gagasan, inovasi, bahkan usaha baru.

Menurut Yuhronur, memahami kondisi ekonomi Lamongan secara langsung dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa. Bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga membangun kepercayaan diri bahwa daerah sendiri memiliki banyak potensi yang layak dikembangkan.

“Ini baik sekali, memberikan wawasan dan pencerahan kepada teman-teman mahasiswa untuk mendapatkan gambaran secara jelas tentang bagaimana fakta-fakta ekonomi di Kabupaten Lamongan,” kata Yuhronur.

Bupati menilai potensi ekonomi Lamongan masih terbuka lebar untuk dikembangkan. Karena itu, generasi muda tidak seharusnya selalu menganggap bahwa masa depan hanya tersedia di kota-kota besar.

“Ini adalah modal kepercayaan diri bagi mahasiswa untuk terus berkembang ke depan dan meyakini bahwa di Lamongan juga punya potensi besar yang bisa terus dikembangkan,” ujarnya.

Dari Kampus, Jangan Berhenti di Teori

Tantangan tersebut tidak hanya datang dari pemerintah daerah. Unisla juga mendorong agar mahasiswa memiliki kedekatan lebih kuat dengan persoalan ekonomi yang terjadi di daerah.

Wakil Rektor I Unisla, Sugeng Dwi Hartantyo, mengatakan mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman yang lebih nyata sehingga persoalan ekonomi tidak hanya dipahami melalui teori di ruang kelas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang bagaimana kondisi ekonomi di Kabupaten Lamongan, sekaligus melihat potensi yang bisa dikembangkan ke depan,” kata Sugeng.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Ide-ide baru dari generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan ekonomi masyarakat.

Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya mempersiapkan diri sebagai pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

“Mahasiswa ini harus menjadi bagian dari pembangunan. Tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menangkap peluang, berinovasi, dan nantinya memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi Lamongan,” tuturnya.

Kampus Gandeng Pelaku Usaha

Bincang Ekonomi Daerah tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan dunia akademik dengan pemerintah dan pelaku usaha.

Dalam kegiatan itu dilakukan penandatanganan kerja sama antara Unisla dengan Ketua Kadin Lamongan Aang Djunaedy serta Bendahara Umum HIPMI Pradita Aditya, yang sekaligus hadir sebagai narasumber.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni kerja sama. Mahasiswa diharapkan memperoleh akses lebih luas untuk mengenal dunia usaha, memahami kebutuhan pasar, sekaligus melihat langsung peluang ekonomi yang bisa dikembangkan di Lamongan.

Pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha dan generasi muda pun didorong berjalan dalam satu arah.

Sebab, potensi daerah tidak akan otomatis menjadi kekuatan ekonomi hanya karena jumlahnya besar. Potensi baru akan bernilai ketika ada yang berani mengolah, mengembangkan, dan memasarkannya.

Di titik inilah mahasiswa Lamongan mendapat tantangan baru: bukan sekadar bertanya “setelah lulus mau kerja di mana?”, tetapi mulai berani bertanya “potensi apa yang bisa saya kembangkan dari Lamongan?”

Jika pertanyaan kedua mulai banyak muncul dari generasi muda, ekonomi Lamongan bukan hanya punya potensi untuk tumbuh, tetapi juga memiliki generasi yang siap menjadi penggeraknya. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles