LAMONGAN, RONGGOHADI – Manajemen PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS) akhirnya menyampaikan tanggapan terkait kecelakaan kerja yang terjadi di salah satu fasilitas produksinya di Kabupaten Lamongan. Perusahaan menyampaikan duka cita atas insiden yang menewaskan satu karyawan dan menyebabkan enam orang lainnya mengalami luka-luka.
Manajemen PT SPS memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan selama proses penanganan berlangsung. Perusahaan juga menyatakan menghormati penyelidikan yang dilakukan kepolisian bersama instansi berwenang untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Manager HRD PT Superior Prima Sukses Tbk, Roni, mengatakan pihaknya telah menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.
“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Korban dan keluarga merupakan prioritas utama kami,” kata Roni dalam keterangannya.
Perusahaan Tunggu Hasil Investigasi
Roni menjelaskan, perusahaan telah melakukan penanganan sejak insiden terjadi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Pendampingan terhadap keluarga korban juga akan terus dilakukan sesuai perkembangan penanganan kasus.
Sementara mengenai penyebab dan kronologi kecelakaan, manajemen PT SPS menyatakan masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan bersama kepolisian dan instansi berwenang.
Perusahaan memilih tidak menyampaikan kesimpulan awal terkait penyebab kejadian sebelum proses pemeriksaan selesai.
“Kami sangat menghormati proses investigasi yang berjalan dan tidak ingin mendahului kesimpulan resmi. Kami berharap fakta kejadian dapat terungkap secara utuh berdasarkan informasi yang terverifikasi,” ujarnya.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Lamongan bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan kerja tersebut.
Evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Selain mendampingi korban dan keluarga, PT SPS menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional perusahaan.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki setelah terjadinya kecelakaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian dalam kegiatan operasional.
“Yang terpenting bagi kami saat ini adalah memastikan penanganan terbaik untuk korban dan keluarga. Di sisi lain, evaluasi menyeluruh kami lakukan agar keselamatan kerja tetap menjadi prioritas,” kata Roni.
Menurut manajemen, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi dan hasil investigasi yang sedang berjalan.
Aktivitas Produksi Tetap Berjalan
Di sisi lain, PT Superior Prima Sukses Tbk menyampaikan bahwa aktivitas produksi dan rantai pasok perusahaan tetap berjalan dengan langkah-langkah penanganan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Manajemen juga memastikan akan bersikap kooperatif dalam proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian dan instansi terkait.
Informasi mengenai perkembangan kasus, termasuk penyebab dan kronologi kecelakaan, akan disampaikan berdasarkan hasil resmi investigasi.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Hasil pemeriksaan kepolisian dan tim terkait nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai insiden kecelakaan kerja di fasilitas produksi PT SPS di Lamongan. (rm)



