Friday, November 6, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

GOW Lamongan Dorong Perempuan Produktif, Affiliate Marketing Jadi Peluang Penghasilan Tambahan

RONGGOHADI, LAMONGAN – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lamongan mendorong perempuan semakin produktif dan mandiri secara ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu upayanya dilakukan dengan membekali anggota organisasi perempuan keterampilan affiliate marketing atau pemasaran afiliasi.

Melalui keterampilan tersebut, perempuan berpeluang memperoleh penghasilan tambahan dengan mempromosikan produk milik pihak lain tanpa harus memiliki barang atau membangun usaha dengan produk sendiri.

Upaya pemberdayaan itu diwujudkan melalui Workshop Affiliate Shopee bertema Meningkatkan Kapasitas Perempuan dalam Digital Entrepreneurship melalui Affiliate Marketing di Pendopo Lokatantra, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut diikuti anggota GOW dan perwakilan organisasi wanita se-Kabupaten Lamongan. Workshop dibuka Pembina GOW Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi.

Dalam sambutannya, Anis mengapresiasi GOW yang terus menghadirkan kegiatan dengan manfaat langsung bagi anggotanya. Menurutnya, keberadaan organisasi harus diikuti program nyata yang mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan perempuan.

“Terima kasih GOW sudah melaksanakan kegiatan ini. Salah satu indikator organisasi dikatakan hidup adalah ketika organisasi memiliki program dan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anggotanya,” tuturnya.

Anis berharap perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan perempuan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi. Ia juga mendorong peserta tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh menjadi peluang penghasilan.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Lamongan, Cana Antyanta Dias, menjelaskan bahwa workshop tersebut berangkat dari kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan aktivitas belanja melalui platform perdagangan elektronik, salah satunya Shopee.

Menurutnya, kebiasaan menggunakan platform tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi melalui program afiliasi. Dengan cara itu, seseorang dapat memperoleh komisi dari penjualan produk yang dipromosikan melalui tautan afiliasi.

“Selama ini kita sudah terbiasa berbelanja melalui Shopee. Nah, sekarang kita belajar bagaimana memanfaatkan platform yang sama untuk mendapatkan penghasilan. Melalui affiliate, ibu-ibu tidak harus memiliki produk sendiri untuk mulai berbisnis online. Produk orang lain pun bisa kita promosikan dan mendapatkan komisi dari hasil penjualan,” ujarnya.

Cana menambahkan, Shopee dipilih sebagai sarana pengenalan karena dinilai memiliki persyaratan yang relatif mudah bagi pemula. Peserta diperkenalkan dengan berbagai cara mempromosikan produk, mulai dari konten foto, video, hingga siaran langsung atau live streaming.

Ketua Panitia Workshop Affiliate Shopee sekaligus Kepala DP3AKB Kabupaten Lamongan, Aini Mas’idha, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan di bidang ekonomi digital.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar affiliate marketing dan pembuatan konten kreatif dari dua narasumber.

Putri Ayu, afiliator Shopee, menyampaikan materi tentang strategi pemasaran afiliasi. Sementara Aqila Nur Rahmalia, dosen sekaligus Chief Operating Officer (COO) Asa Circle, membawakan materi dasar-dasar pembuatan konten atau basic content creator. Melalui kegiatan ini, GOW Lamongan berharap semakin banyak perempuan mampu memanfaatkan platform digital secara produktif, mengembangkan keterampilan berwirausaha, serta membuka peluang penghasilan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles