Thursday, June 11, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Tragis! Petugas Hippa di Lamongan Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus Saat Cek Aliran Air

Ronggohadi, Lamongan – Niat mulia untuk memastikan aliran air sawah justru berujung maut. SB (66), seorang petugas pengairan yang juga anggota Hippa Dusun Jamang, Desa Taji, Kecamatan Maduran, ditemukan tewas tersengat jebakan tikus beraliran listrik, Minggu dini hari (25/5/2025).

Tragedi ini terjadi saat korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 03.00 WIB, hendak mengecek aliran irigasi karena akan ada jadwal tanam padi oleh warga. Namun siapa sangka, itu menjadi pertemuan terakhir mereka.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di jalan area persawahan oleh dua saksi, Risa’udin dan Nur Rohim, yang mendapat laporan dari warga bahwa ada seseorang tergeletak di sawah.

Saat didekati, SB sudah tidak bernyawa, dengan tangan kiri masih menggenggam kabel, diduga kuat milik jebakan tikus bertegangan listrik. Luka bakar terlihat jelas di telapak tangan dan bagian dada korban.

“Petugas Polsek Maduran dan tim medis Puskesmas segera menuju lokasi. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Murni akibat tersengat listrik,” jelas Ipda M. Hamzaid, Kasi Humas Polres Lamongan.

Setelah dievakuasi ke rumah duka, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Namun kejadian ini menambah daftar panjang korban jebakan tikus beraliran listrik di Lamongan.

Penggunaan listrik sebagai jebakan tikus masih marak di area persawahan, meski berisiko tinggi dan berbahaya bagi manusia. Kerap kali alat ini menjadi penyebab kematian tak terduga, termasuk bagi petani dan petugas pengairan yang tidak tahu keberadaan kabel aktif di tengah sawah.(rm)

sumber: jatim.viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles