RONGGOHADI, LAMONGAN – Malam penuh drama tersaji di Stadion Surajaya, Senin (6/10/2025). Persela Lamongan harus menelan kekalahan pahit di depan ribuan Laskar Joko Tingkir setelah dibalikkan oleh tamunya, Persipura Jayapura, dengan skor akhir 1-2 di lanjutan Liga 2 Championship.
Padahal, harapan suporter sempat membuncah ketika Osvaldo Haay sukses membuka skor di menit ke-35. Gol cantik itu lahir dari skema manis antara Bustos dan Adam Malik yang mengecoh pertahanan Mutiara Hitam. Sambaran Osvaldo membuat Surajaya bergemuruh, dan babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 bagi tuan rumah.
Namun, babak kedua berubah jadi mimpi buruk. Persipura tampil menekan, hingga pada menit ke-72 pertandingan harus terhenti gara-gara lampu stadion tiba-tiba padam. Insiden mati lampu ini memicu protes, karena momentum serangan Persipura seakan dipatahkan.
Ironisnya, setelah laga dilanjutkan, justru Persela yang kehilangan fokus. Hanya tiga menit berselang, Jeam Kelly Sroyer menanduk bola kiriman Marckho Sandy Merauje dan membuat skor imbang 1-1. Belum sempat Persela bangkit, gawang mereka kembali jebol lewat sepakan keras Ramai Rumakiek pada menit ke-80. Comeback Persipura pun tak terbendung, skor 1-2 bertahan hingga peluit akhir.
Pelatih Persela, Aji Santoso, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Sangat disayangkan, kita sudah unggul satu gol tapi gagal menjaga konsentrasi. Gol lawan semua dari crossing, padahal sudah saya tekankan dalam latihan,” ujar Aji.
Sementara pelatih Persipura, Ricardo Salampessy, menyebut kemenangan ini sebagai bukti mental juara timnya.
“Meski sempat tertinggal, pemain tetap fokus dan kerja keras. Insiden mati lampu sejujurnya merugikan kami, tapi justru Persela yang kehilangan konsentrasi. Momentum itu kami manfaatkan dengan baik,” tegasnya.
Hasil ini membuat Persela Lamongan tertahan di peringkat 7 klasemen Liga 2 Championship dengan 4 poin, sementara Persipura Jayapura melesat ke posisi 5 dengan 7 poin. (rm)



