Sunday, May 10, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Lamongan All-Out Gelar Apel Akbar TNI/Polri/BPBD! Lamongan Tangguh Siap Hadapi Ancaman Puting Beliung Ekstrem Hingga Serangan Banjir Bengawan Jero!

RONGGOHADI, LAMONGAN—Perubahan iklim yang semakin ekstrem dan sulit diprediksi menjadi warning keras bagi Lamongan. Menanggapi ancaman serius dari bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, puting beliung), Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Alun-Alun Lamongan pada Senin (17/11/2025).

Apel akbar ini dihadiri oleh seluruh pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, hingga Dandim, menegaskan bahwa penanggulangan bencana adalah misi prioritas nasional di tingkat daerah.

 Cek Fisik Peralatan: Alat-Alatnya Hidup, Terpelihara, dan Siap!

Fokus utama apel ini adalah konsolidasi dan memastikan seluruh perangkat pendukung penanggulangan bencana berada dalam kondisi prima. Bupati Lamongan secara langsung memimpin pengecekan sarana prasarana:

 “Hari ini kita konsolidasi, memastikan seluruh prasarana, sarana, dan perangkat penanggulangan bencana siap digunakan. Tadi kita lihat bersama bahwa alat-alatnya hidup, terpelihara, dan siap diterjunkan kapan pun diperlukan,” tegas Bupati.

Peristiwa angin puting beliung mendadak di Pucuk beberapa hari lalu menjadi bukti nyata betapa cepatnya bencana datang. Oleh karena itu, semua jenis bencana—mulai dari banjir, tanah longsor, hingga puting beliung—sudah disiapkan langkah antisipasinya.

 Sinergi Total: Lamongan Tangguh Kunci Keberhasilan

Kekuatan Lamongan terletak pada sinergi total lintas elemen. Apel kesiapsiagaan melibatkan 12 pleton personel gabungan, termasuk:

  • TNI dan Polri
  • BPBD dan Tagana
  • Organisasi Kepemudaan dan Ormas
  • Relawan dan Unsur Masyarakat

 “Ini menunjukkan sinergi kita semua. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci terwujudnya ketangguhan dalam menghadapi bencana,” kata Bupati, menyoroti peran sentral masyarakat sebagai kekuatan utama Lamongan Tangguh.

Plt Kalaksa BPBD Lamongan, M. Na’im, menyebutkan bahwa wilayah rawan seperti Sukodadi, Pucuk, Ngimbang, dan Sambeng yang rawan puting beliung, serta kawasan Bengawan Jero yang rawan banjir, telah menjadi perhatian khusus. Na’im juga memberikan kabar baik bahwa normalisasi saluran air dan pengaktifan pompa telah dilakukan sebagai langkah mitigasi banjir. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles