Saturday, September 19, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Perusahaan Pembuka Lowongan Kerja di Lamongan Melonjak, Tembus 261 Perusahaan pada 2026

LAMONGAN, RONGGOHADI – Aktivitas ketenagakerjaan di Kabupaten Lamongan menunjukkan perubahan dalam tiga tahun terakhir. Jumlah perusahaan yang tercatat membuka lowongan kerja meningkat tajam pada 2026, sementara jumlah pencari kerja yang terdata di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data Disnaker Lamongan, jumlah pencari kerja pada 2024 tercatat sebanyak 1.941 orang. Angka tersebut turun menjadi 1.711 orang pada 2025 dan kembali menurun menjadi 1.285 orang pada 2026.

Penurunan jumlah pencari kerja tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang melaporkan pembukaan kesempatan kerja.

Perusahaan Pembuka Lowongan Naik Hampir Dua Kali Lipat

Pada 2024, terdapat 69 perusahaan yang tercatat membuka lowongan kerja dengan total 297 kesempatan kerja. Setahun berikutnya, jumlah perusahaan meningkat menjadi 116 perusahaan, meskipun jumlah lowongan yang tersedia turun menjadi 188.

Perubahan lebih besar terlihat pada 2026. Disnaker Lamongan mencatat 261 perusahaan membuka kesempatan kerja dengan total 427 lowongan.

Artinya, dibandingkan 2025, terdapat tambahan 145 perusahaan yang tercatat membuka lowongan kerja. Jumlah kesempatan kerja juga bertambah 239 lowongan, dari 188 menjadi 427.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan Moch. Zamroni menyebut peningkatan tersebut menjadi gambaran semakin aktifnya dinamika kebutuhan tenaga kerja di daerah.

“Peningkatan jumlah perusahaan yang membuka lowongan pada tahun 2026 ini menggambarkan semakin aktifnya dinamika kebutuhan tenaga kerja di Lamongan. Kami terus mendorong pendataan yang presisi agar antara kualifikasi pencari kerja dan kebutuhan industri bisa saling terhubung secara optimal,” ujarnya.

Jumlah Pencari Kerja Terus Menurun

Di sisi lain, jumlah pencari kerja yang tercatat di Disnaker Lamongan menunjukkan tren penurunan.

Pada 2024, terdapat 1.941 pencari kerja yang terdiri dari 556 laki-laki dan 1.385 perempuan. Jumlah tersebut menurun menjadi 1.711 orang pada 2025, dengan rincian 1.040 laki-laki dan 671 perempuan.

Sementara pada 2026, jumlah pencari kerja yang terdata sebanyak 1.285 orang. Komposisinya terdiri dari 626 laki-laki dan 659 perempuan.

Jika dibandingkan dengan 2024, jumlah pencari kerja pada 2026 berkurang sebanyak 656 orang.

Meski demikian, data pencari kerja dan lowongan yang tercatat di Disnaker perlu dipahami sebagai gambaran berdasarkan laporan dan pendataan yang masuk. Angka tersebut belum secara otomatis menggambarkan seluruh aktivitas pencari kerja maupun kebutuhan tenaga kerja di Lamongan.

Pendataan Didorong untuk Mempertemukan Pencari Kerja dan Industri

Disnaker Lamongan terus melakukan pemantauan serta pencatatan terhadap perkembangan pencari kerja dan perusahaan yang membuka kesempatan kerja.

Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya menyediakan informasi pasar kerja, sekaligus membantu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kualifikasi tenaga kerja yang tersedia.

Peningkatan jumlah perusahaan yang membuka lowongan pada 2026 menjadi salah satu indikator perubahan aktivitas ketenagakerjaan di Lamongan. Namun, kesesuaian antara jenis pekerjaan, persyaratan perusahaan, dan kompetensi pencari kerja tetap menjadi faktor penting agar kesempatan kerja yang tersedia dapat terserap secara optimal.

Dengan jumlah perusahaan pembuka lowongan yang mencapai 261 dan 427 kesempatan kerja pada 2026, Disnaker Lamongan terus mendorong pendataan yang lebih presisi untuk mendukung keterhubungan antara dunia usaha dan pencari kerja. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles