Thursday, May 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Gejolak Kursi CEO Persela: Pengunduran Diri Fariz Julinar, Arah Baru Menuju Mahesa Jenar!

RONGGOHADI, LAMONGAN – Dunia sepak bola Championship League 2025/2026 kembali diramaikan oleh drama transfer manajerial yang menghebohkan. Fariz Julinar, figur yang dikenal sebagai CEO Persela Lamongan, dikabarkan telah mundur dari jabatannya. Keputusan mengejutkan ini diduga kuat berhubungan dengan status sang istri, Datu Nova Fatmawati, yang kini menjadi pemegang saham mayoritas PSIS Semarang.

Kabar mundurnya Fariz diungkap oleh caretaker pelatih Persela, Ragil Sudirman, usai laga imbang 1-1 melawan Persiku Kudus pada Minggu (23/11/2025). Pengumuman ini sempat menimbulkan kekhawatiran internal di tubuh Laskar Joko Tingkir.

 “Memang, sebelumnya kami sudah tahu kalau CEO kami sudah mundur. Jadi saya katakana (kepada) pemain jangan sampai berlarut soal permainan,” kata Ragil, mengonfirmasi perpisahan tersebut.

 Menghindari Aturan FIFA: Pemilik Ganda di Kompetisi yang Sama

Spekulasi yang beredar kencang, terutama di kalangan suporter, adalah bahwa pengunduran diri Fariz adalah langkah untuk menghindari isu kepemilikan ganda (satu orang memiliki dua klub di kompetisi yang sama), sebuah larangan keras dari FIFA. Baik Persela maupun PSIS kini berkompetisi di Championship League 2025/2026.

Sebelumnya, Fariz sendiri telah membantah menjadi pemilik dua klub saat dicegat suporter PSIS. Ia mencoba meredakan gejolak dengan mengklarifikasi posisinya:

KlubPosisi Fariz JulinarPosisi Datu Nova Fatmawati
Persela LamonganPemegang Saham Minoritas (Manajer Tim)Tidak Ada
PSIS SemarangTidak Ada (Tidak bisa didaftarkan)Pemilik Saham Mayoritas (Owner/Pengendali)

 Misi Penyelamatan PSIS dari Zona Merah

Terlepas dari bantahan formal mengenai kepemilikan ganda, kabar mundurnya Fariz menguatkan dugaan bahwa ia akan terjun langsung membantu sang istri menangani PSIS Semarang yang kini tengah berjuang mati-matian keluar dari zona degradasi Championship.

Pengusaha pemilik waralaba Belikopi ini bahkan sempat menyatakan akan melakukan perombakan tim dan manajemen PSIS untuk memenuhi tuntutan suporter. Misi utamanya bersama PSIS di musim ini adalah: Bertahan di Liga 2!

 “Musim ini, bertahan dulu di Liga 2. Setelah bisa bertahan baru kita menyiapkan untuk promosi,” kata Fariz saat mendampingi Datu Nova.

Kini, Laskar Joko Tingkir harus mencari CEO baru, sementara Mahesa Jenar akan segera mendapatkan partner strategis baru yang memiliki pengalaman manajerial di kancah Championship League. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles