Wednesday, August 19, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Jatim Guyur Rp69,7 Miliar untuk Wajah Baru 51 Sekolah di Lamongan & Gresik: Gak Ada Lagi Cerita Ruang Kelas “Sedih”!

RONGGOHADI, LAMONGAN — Kabar gembira buat para pejuang seragam putih-abu-abu di Lamongan dan Gresik! Hari Rabu (4/3/2026) kemarin di SMAN 2 Lamongan, suasana haru sekaligus bangga menyelimuti peresmian mega-proyek pendidikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mengetok palu revitalisasi 51 satuan pendidikan (SMA, SMK, SLB) dengan total anggaran yang bikin melongo: Rp69,7 Miliar!

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa ini bukan cuma soal membangun gedung, tapi membangun mentalitas juara bagi siswa-siswi di Jawa Timur.

 Bedah Anggaran: Siapa Saja yang Dapat “Durian Runtuh”?

Pemprov Jatim nggak main-main dalam membagi “kue” pembangunan ini. Lamongan mendapatkan porsi yang cukup besar untuk memastikan kualitas sekolah di pelosok setara dengan di kota.

KabupatenJumlah SekolahTotal AnggaranDetail Sasaran
Lamongan32 Satuan PendidikanRp42,29 Miliar19 SMA, 13 SMK, 1 SLB
Gresik19 Satuan PendidikanRp27,4 Miliar10 SMA, 9 SMK

 Fasilitas Kelas Dunia: Dari Lab Komputer hingga Ruang Praktik SMK

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, merinci bahwa revitalisasi ini menyentuh aspek paling vital dalam KBM. Jadi, jangan kaget kalau nanti sekolah kalian punya:

  • Laboratorium Canggih: Lab Komputer, IPA, hingga ruang praktik khusus SMK (Teknik Kendaraan, DKV, Bisnis Digital).
  • Ruang Kreativitas: Pembangunan Ruang OSIS, Ruang BK yang lebih humanis, serta UKS yang nyaman.
  • Sanitasi Higienis: Rehabilitasi fasilitas toilet dan kebersihan agar lingkungan sekolah tetap sehat.

 “Kita ingin pemerataan. Siswa di daerah terpencil pun harus merasakan fasilitas sesuai standar mutu. Kalau sekolahnya nyaman, gurunya semangat, siswanya pasti makin berprestasi!” ujar Aries penuh optimis.

 Kejutan Program SIKAP: Sekolah Bisa Jadi “Lumbung Pangan”!

Nah, ini yang paling unik. Gak cuma gedung yang glowing, mindset siswanya juga diajak mandiri lewat Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan).

  • Gresik: 60 Sekolah sudah jalan.
  • Lamongan: 15 Sekolah menyusul.

Siswa diajak bercocok tanam cabai, tomat, hingga budidaya ikan dan ternak. Program ini selaras dengan visi ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Jadi, habis belajar Fisika, langsung bisa panen sayur buat makan siang!

Melihat angka Rp69,7 Miliar hanya untuk dua kabupaten ini membuktikan bahwa Jawa Timur sedang melakukan percepatan luar biasa. Bayangkan, ada 400 sekolah se-Jatim yang sedang “dipercantik” secara bertahap. Ini adalah jawaban telak bagi tantangan dunia kerja; gedung SMK yang punya Ruang Praktik Siswa (RPS) layaknya bengkel profesional akan mencetak lulusan yang siap langsung “tempur” di industri. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles