Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Terungkap! Pria yang Tinggalkan Motor di Sekolah Lamongan Ternyata Alami Depresi Usai Ditinggal Istri

RONGGOHADI, LAMONGAN – Misteri pria yang meninggalkan sepeda motor beserta tasnya di halaman sebuah sekolah di Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, akhirnya terjawab. Peristiwa yang sempat membuat guru dan warga sekitar diliputi rasa penasaran itu ternyata berawal dari kondisi psikologis pemilik kendaraan yang disebut mengalami depresi setelah ditinggal sang istri.

Fakta tersebut diungkap Polres Lamongan setelah melakukan penelusuran identitas pemilik sepeda motor yang sebelumnya diamankan polisi usai ditemukan terparkir tanpa pemilik di halaman MA Ma’arif Puter, Sabtu (18/7/2026).

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Muhammad Hamzaid, mengatakan proses pengungkapan dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah antara Polsek Kembangbahu dan Polsek Kenduruan, Polres Tuban.

Hasilnya, identitas pemilik kendaraan berhasil dipastikan sebagai warga Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban.

“Pihak keluarga yang didampingi personel Polsek Kenduruan datang ke Polsek Kembangbahu dengan membawa BPKB asli sebagai bukti kepemilikan kendaraan,” ujar Hamzaid, Senin (20/7/2026).

Terungkap Setelah Polisi Hubungi Keluarga

Dari keterangan keluarga, polisi memperoleh informasi bahwa pria tersebut memang sedang mengalami gangguan emosional akibat persoalan rumah tangga.

Menurut keluarga, kondisi depresi yang dialaminya membuat perilaku pria tersebut berubah hingga akhirnya meninggalkan sepeda motor beserta barang-barangnya di lingkungan sekolah sebelum berjalan menuju area persawahan dan kebun tebu.

Informasi itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat berkembang di masyarakat sejak video dan kabar penemuan motor tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Polisi Kembalikan Motor kepada Pemilik yang Sah

Setelah seluruh proses identifikasi selesai, Polsek Kembangbahu menyerahkan kembali satu unit Honda Vario 125 bernomor polisi S 5933 EK kepada pihak keluarga.

Penyerahan dilakukan sesuai prosedur setelah keluarga menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan yang sah.

Hamzaid menegaskan proses tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan ketelitian administrasi serta koordinasi antarwilayah.

“Barang temuan harus dipastikan kembali kepada pemilik yang sah sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Sempat Heboh, Guru Mengira Ada Kejadian Mencurigakan

Sebelumnya, peristiwa tersebut sempat membuat guru MA Ma’arif Puter panik.

Saat proses belajar mengajar berlangsung, seorang pria tiba-tiba datang mengendarai sepeda motor, kemudian memarkirkannya di halaman sekolah.

Ketika salah seorang guru menanyakan keperluannya, pria itu justru berjalan meninggalkan lokasi menuju area kebun tebu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Karena khawatir terjadi sesuatu yang membahayakan, pihak sekolah akhirnya melapor ke Polsek Kembangbahu.

Petugas yang datang ke lokasi menemukan motor lengkap dengan sebuah tas cokelat berisi STNK, KTP, serta beberapa peralatan pertukangan seperti palu dan cetok semen.

Seluruh barang tersebut kemudian diamankan hingga identitas pemilik berhasil dipastikan.

Polisi Ingatkan Pentingnya Kepedulian terhadap Kesehatan Mental

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental dapat memengaruhi perilaku seseorang secara tidak terduga.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan sebuah peristiwa sebelum fakta sebenarnya terungkap.

Di sisi lain, keluarga maupun lingkungan sekitar diharapkan lebih peka terhadap anggota keluarga yang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan psikologis agar dapat memperoleh pendampingan dan penanganan yang tepat. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles