LAMONGAN, RONGGOHADI – Api kembali mengingatkan bahwa kebiasaan membakar sampah sembarangan bukan perkara sepele. Di tengah kondisi lahan yang dipenuhi ilalang kering, bara kecil bisa berubah menjadi kobaran yang mengancam lingkungan sekitar.
Hal itu terjadi di Jalan Kusuma Bangsa Beringin 4, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Lamongan, Sabtu (5/9/2026) siang.
Sebuah lahan kosong yang dipenuhi rumput ilalang tiba-tiba terbakar. Api dengan cepat melahap area seluas sekitar 10 x 10 meter.
Beruntung, kobaran api berhasil ditangani sebelum menjalar ke permukiman warga.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Warga yang melihat api kemudian melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran.
Laporan tersebut diterima Damkar Korwil Lamongan sekitar pukul 13.52 WIB. Tak ingin mengambil risiko, petugas langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.57 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berjibaku memutus kobaran api agar tidak merembet ke area lain.
Setelah sekitar 40 menit melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dijinakkan pada pukul 14.37 WIB.
“Dari laporan yang kami terima, kebakaran terjadi di lahan yang ditumbuhi rumput ilalang. Dugaan sementara api berasal dari aktivitas membakar sampah,” ujar petugas Damkar Korwil Lamongan, Rudiono, Sabtu (5/9/2026).
Api Berhasil Dikendalikan, Rp100 Juta Aset Terselamatkan
Meski sempat membesar, kebakaran lahan di Lamongan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Petugas memperkirakan aset senilai sekitar Rp100 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api.
“Alhamdulillah tidak ada korban dan penanganan bisa dilakukan dengan cepat sehingga api tidak meluas,” tambah Rudiono.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Korwil Lamongan mengerahkan dua unit armada dan sembilan personel.
Kecepatan petugas menjadi salah satu faktor penting. Api yang berada di lahan terbuka dan dipenuhi ilalang berpotensi dengan cepat meluas apabila tidak segera dikendalikan.
Jangan Anggap Sepele Bakar Sampah
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat Lamongan untuk lebih berhati-hati ketika menangani sampah, terutama dengan cara membakarnya.
Lahan yang dipenuhi rumput kering dan ilalang membuat api lebih mudah merambat. Kondisi tersebut semakin berisiko apabila dibarengi tiupan angin.
Aktivitas membakar sampah yang awalnya dianggap sederhana pun dapat berubah menjadi kebakaran lahan hanya dalam hitungan menit.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di sekitar lahan kosong, rerumputan kering, pepohonan, rumah, maupun bangunan lain.
Sebab, dalam kondisi seperti ini, bukan besarnya api yang pertama kali harus ditakuti. Justru bara kecil yang dibiarkan tanpa pengawasan bisa menjadi awal dari masalah besar. (rm)



