Wednesday, September 9, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Erupsi Ganggu Penerbangan Juanda, Dishub Lamongan Minta Warga Cek Jadwal Sebelum Berangkat

LAMONGAN, RONGGOHADI – Rencana perjalanan udara warga Lamongan perlu disiapkan dengan lebih matang. Dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau turut mengganggu konektivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda, sehingga sejumlah penerbangan mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan. Masyarakat yang memiliki agenda penerbangan dari maupun menuju Juanda diminta tidak hanya mengandalkan jadwal yang sudah tertera saat membeli tiket.

Kepala Dishub Lamongan Dianto Hari Wibowo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan khusus mengenai warga Lamongan yang terdampak langsung pembatalan penerbangan.

“Sejauh ini kami di Dishub Lamongan belum menerima laporan secara khusus dari warga terkait pembatalan penerbangan di Bandara Juanda,” katanya di Lamongan, Senin.

Meski belum ada laporan dari warga Lamongan, Dishub tetap memantau perkembangan penerbangan di Bandara Juanda. Sebab, perubahan jadwal dapat terjadi mengikuti kondisi penerbangan dan dampak aktivitas erupsi.

Sejumlah penerbangan dari dan menuju Juanda dilaporkan mengalami pembatalan maupun penyesuaian, termasuk penerbangan pada rute Surabaya-Jakarta dan sejumlah tujuan lainnya.

Karena itu, Dianto mengingatkan calon penumpang asal Lamongan agar melakukan pengecekan ulang sebelum menuju bandara. Langkah sederhana tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terlanjur datang ke bandara ketika penerbangannya mengalami perubahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai atau Bandara Juanda sebelum berangkat, karena situasinya masih bisa berubah sewaktu-waktu,” ujarnya.

Sebelumnya, Bandara Internasional Juanda membatalkan total 42 penerbangan dari dan menuju sejumlah destinasi domestik pada Minggu (6/9/2026).

Jumlah tersebut terdiri dari 19 penerbangan kedatangan dan 23 penerbangan keberangkatan. Pembatalan terjadi sebagai dampak berantai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap konektivitas penerbangan dan rotasi pesawat.

Situasi ini menunjukkan bahwa gangguan penerbangan tidak selalu terjadi pada rute yang berada paling dekat dengan lokasi erupsi. Dampaknya dapat merambat melalui sistem konektivitas dan pergerakan pesawat yang saling berkaitan.

Bagi warga Lamongan yang akan bepergian melalui Juanda, mengecek status penerbangan sebelum berangkat menjadi langkah paling aman. Selain memastikan jadwal, calon penumpang juga disarankan memperhatikan informasi terbaru dari maskapai agar dapat mengantisipasi perubahan perjalanan.

Dengan kondisi penerbangan yang masih dinamis, informasi resmi menjadi pegangan utama agar perjalanan tidak berujung pada kepanikan maupun waktu yang terbuang percuma. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles