RONGGOHADI, LAMONGAN – Persela Lamongan mengawali kiprahnya di I.League Cup 2026 dengan hasil positif. Laskar Joko Tingkir sukses menundukkan Persijap Jepara dengan skor 2-0 dalam pertandingan di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (3/11/2026).
Kemenangan tuan rumah ditentukan oleh dua gol Kushedya Hari Yudo pada menit ke-67 dan 69. Masuk sebagai pemain pengganti, Yudo tampil efektif dan langsung memberikan dampak besar bagi permainan Persela.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga performa meski harus menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari komitmen pemain untuk memberikan penampilan terbaik bagi tim.
“Tentunya berkat kerja keras pemain. Yang paling penting, meskipun recovery sangat mepet, mereka tetap maksimal memberikan yang terbaik buat Persela,” ujar Bima.
Ia berharap kemenangan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi seluruh elemen tim untuk menghadapi kompetisi berikutnya, terutama Liga 2. Bima juga menaruh perhatian pada pemulihan kondisi fisik pemain agar mereka bisa kembali tampil dalam kondisi terbaik.
“Kemenangan ini jadi motivasi buat semua pemain dan elemen tim untuk menatap kompetisi Liga 2. Mudah-mudahan recovery bisa cepat, pemain kembali pulih dan berada dalam kondisi terbaik,” tuturnya.
Bima turut menanggapi insiden antara pemain Persela, Boski dan Souza, yang terjadi di lapangan. Ia memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik-baik. Menurutnya, kepentingan klub harus lebih diutamakan daripada ego pribadi.
Terkait strategi pergantian pemain, Bima menjelaskan bahwa tim pelatih sejak awal telah merencanakan pembagian waktu bermain untuk menjaga kebugaran pemain menjelang pertandingan selanjutnya. Namun, situasi pertandingan membuat Yudo mendapat kesempatan bermain dan berhasil memanfaatkannya dengan mencetak dua gol.
“Tadi di ruang ganti saya sudah bilang, tadinya maunya 45 menit 45 menit karena pertandingan hari Minggu semakin dekat. Alhamdulillah Yudo untuk kedua kalinya, ya waktu itu lawan Deltras juga,” kata Bima.
Di kubu lawan, pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, mengaku tidak terlalu terkejut dengan hasil pertandingan tersebut. Ia menilai Persela memiliki kualitas dan telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim.
Juan menyebut Persijap juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda dalam pertandingan tersebut. Keputusan itu menjadi bagian dari persiapan tim untuk menghadapi laga berikutnya melawan Garudayaksa.
“Hasil ini tidak mengagetkan kami, karena Persela juga menjalani musim yang hebat. Kami membawa beberapa pemain muda yang kami siapkan untuk pertandingan hari ini, karena fokus kami adalah menjalani laga selanjutnya melawan Garudayaksa,” ujar Juan.
Ia juga menilai Persela memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1. Meski harus menerima kekalahan, Persijap tetap berupaya menjaga fokus untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Persijap membuat Persela sementara berada di puncak klasemen Grup I I.League Cup. Setelah pertandingan ini, Dendy dan kawan-kawan dijadwalkan menghadapi Kendal Tornado FC pada 11 November dalam ajang Championship, serta Madura United pada 24 November di I.League Cup.



