RONGGOHADI, LAMONGAN – Sebuah drama kriminal yang memicu kemarahan warga terjadi di Kecamatan Sugio, Lamongan. Seorang pria asal Gresik, berinisial NK (53), babak belur dihajar massa setelah tertangkap basah membobol rumah dan menyekap korban, yang ternyata adalah rekan bisnis lamanya. Aksi nekat ini terjadi pada Selasa dini hari, 10 Juni 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, dan langsung mengundang perhatian publik.
Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, mengungkap bahwa pelaku dan korban, Narulan (64), bukan orang asing. Keduanya pernah menjalin hubungan bisnis. Sayangnya, dari relasi bisnis itu muncul niat jahat yang berujung pada tindakan kriminal.
“Pelaku dan korban ini saling kenal. Pelaku melihat kesempatan karena korban tinggal seorang diri,” ujar Agus, Jumat (13/6/2025).
Menurut Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, NK masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela menggunakan alat kubut (alat tukang tradisional). Setelah berhasil menyusup, pelaku mengambil pisau dapur dari meja rumah korban, lalu menuju kamar korban.
Namun, aksinya terhenti saat korban mendadak bangun dan berteriak. Panik, pelaku langsung membungkam korban dengan bantal dalam upaya menenangkannya. Untungnya, jeritan korban sempat terdengar warga yang langsung melapor ke polisi.
“Pelaku mencoba kabur melalui jendela, namun berhasil diamankan petugas dan warga,” jelas Rizky.
Amarah warga yang memuncak membuat NK sempat menjadi bulan-bulanan. Wajahnya lebam-lebam ketika berhasil diselamatkan petugas yang datang ke TKP. Aksi heroik warga yang sigap menangkap pelaku menuai pujian, namun juga jadi pengingat betapa sensitifnya masyarakat terhadap ancaman kriminal, terutama di daerah pedesaan.
Kini NK mendekam di balik jeruji besi dan dijerat Pasal 365 juncto 53 KUHP tentang percobaan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimalnya mencapai 6 tahun penjara. (rm)
sumber: detik.com



