Thursday, May 21, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Heboh Arisan Bodong Rp20 Miliar di Lamongan, Owner Elda Nura Zilawati Mangkir dari Panggilan Polisi

RONGGOHADI, LAMONGAN – Kasus arisan bodong di Lamongan yang menyeret nama Elda Nura Zilawati kembali jadi sorotan publik. Pasalnya, owner arisan yang dilaporkan ratusan anggotanya itu mangkir dari panggilan penyidik Polres Lamongan untuk dimintai keterangan terkait dugaan penggelapan uang hingga mencapai Rp20 miliar.

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, menegaskan pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan. Jika pada pemanggilan kedua Elda kembali tidak hadir, polisi akan menggelar gelar perkara untuk menentukan status hukumnya.

“Nanti akan kami undang sekali lagi. Apabila kembali tidak hadir, kami akan melaksanakan gelar perkara,” tegas Rizky, Minggu (17/8/2025).

Kasus ini mencuat setelah ratusan warga Solokuro, Lamongan – mulai dari nelayan, ibu rumah tangga, dokter, hingga TKI – melaporkan kehilangan dana arisan mereka yang nilainya mencapai Rp20 miliar.

Arisan bodong ini sudah berjalan sejak 2020. Awalnya, Elda dianggap sosok yang amanah dan dipercaya mengelola uang anggota. Namun, sejak tiga tahun terakhir, modus dugaan penipuan mulai terbongkar: Elda diduga menjual arisan fiktif dengan iming-iming keuntungan hingga Rp2 juta per orang.

Meski mangkir, polisi memastikan keberadaan Elda tetap dalam pemantauan. Kasus ini mendapat atensi khusus dari Polres Lamongan mengingat besarnya kerugian dan perhatian publik.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa lebih dari 15 orang saksi, termasuk para korban.

Kasus ini dengan cepat menyebar di media sosial, banyak warganet menyoroti fenomena “arisan online bodong” yang kerap menjerat ibu-ibu rumah tangga hingga kalangan profesional. Besarnya kerugian membuat kasus Elda Nura Zilawati diprediksi akan menjadi salah satu skandal finansial terbesar di Lamongan tahun 2025.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles