RONGGOHADI, LAMONGAN – Suasana pagi di Lamongan mendadak mencekam setelah seorang petani tewas tertabrak Kereta Api (KA) Anjasmoro jurusan Jakarta – Surabaya Pasar Turi, Senin (1/9/2025). Korban diketahui bernama Sarno (56), warga Desa Kedukbembem, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di perlintasan rel KA KM 186+00, Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Lamongan. Menurut keterangan saksi mata, Rozy, korban saat itu sedang bergegas menuju sawah untuk bekerja. Namun, diduga kurang waspada ketika menyeberang rel sehingga tertabrak kereta yang melaju kencang dari arah barat menuju timur.
“Korban langsung terseret sekitar 50 meter dari titik awal tabrakan. Kondisinya sangat mengenaskan,” ungkap Rozy kepada wartawan.
Benturan keras terdengar hingga jalan nasional Lamongan – Babat, membuat banyak pengendara menghentikan laju kendaraan mereka. Warga sekitar pun berbondong-bondong mendekat, penasaran dengan suara ledakan dari tabrakan maut tersebut.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RSML Lamongan. Motor milik korban, Honda Supra W 3041 LL, juga telah diamankan sebagai barang bukti. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kronologi lengkap kecelakaan ini.
Kecelakaan tragis ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Lamongan untuk lebih waspada saat melintas di perlintasan kereta api, terutama di jalur tanpa palang pintu yang kerap memakan korban jiwa. (rm)



