Ronggohadi, Lamongan – Di tengah derasnya arus perubahan zaman dan dunia yang makin sulit diprediksi, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pintar dan berprestasi, tetapi juga berintegritas dan siap mengabdi untuk negeri.
Pesan penuh makna itu disampaikan Bupati saat menghadiri Wisuda XXII Universitas Islam Lamongan (UNISLA), Sabtu (11/10/2025), di halaman kampus yang dipenuhi semangat para wisudawan dan keluarga.
Dalam sambutannya, Pak Yuhronur menegaskan bahwa tantangan terbesar masa kini bukan hanya soal persaingan kerja, tapi bagaimana menjaga nilai dan integritas di tengah dunia yang serba cepat dan kompleks.
“Kita hidup di era teknologi yang luar biasa, tapi juga penuh ketidakpastian. Karena itu, bangsa ini memerlukan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara moral dan berintegritas,” tutur Bupati dengan nada tegas namun penuh harapan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika UNISLA, yang tak hanya mengajar ilmu, tapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter mulia kepada para mahasiswanya.
Bupati Yuhronur juga menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru pengabdian. Ia berharap para lulusan mampu membawa nilai-nilai kebaikan ke tengah masyarakat, terus belajar, dan beradaptasi menghadapi perubahan zaman.
“Teruslah belajar dan tumbuh. Jadilah insan yang tidak berhenti berkontribusi. Karena sejatinya, ilmu akan bermakna ketika digunakan untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa,” pesan Bupati.
Sementara itu, Rektor UNISLA, Abdul Ghofur, memberikan pesan spiritual yang menyentuh hati. Di hadapan 1.103 wisudawan dan wisudawati, ia mengingatkan bahwa ilmu bukan sekadar untuk mencari nafkah, melainkan bekal untuk menebar manfaat dan pahala.
“Jadikan ilmu yang didapat bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk masyarakat. Jadilah insan yang bersih, profesional, dan ikhlas berkontribusi sebagai agen perubahan,” tutur Abdul Ghofur dengan penuh kebanggaan.
Momen wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, tapi juga simbol lahirnya generasi muda Lamongan yang siap menatap masa depan dengan semangat baru — generasi yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas tinggi.
Dengan semangat “Lamongan Megilan” yang terus digaungkan, Bupati berharap para lulusan UNISLA akan menjadi bagian penting dari kemajuan Lamongan dan Indonesia. (rm)



