Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Dari Pendopo Lokatantra, Lamongan Kirim Pesan Keadilan Inklusif untuk Indonesia

RONGGOHADI, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan di bawah kepemimpinan Bupati Yuhronur Efendi kembali menunjukkan komitmennya sebagai daerah pelopor dalam isu inklusi dan pemberdayaan difabel. Bukan sekadar janji, komitmen ini diwujudkan melalui serangkaian program yang membuka pintu seluas-luasnya bagi para penyandang disabilitas untuk bersinar.

Dukungan Pemkab Lamongan ini terentang dari panggung olahraga hingga mimbar keagamaan, mencakup:

  • Pendidikan Inklusif dan Pelatihan Keterampilan
  • Bantuan Keuangan dan Kewirausahaan
  • Dukungan penuh untuk ajang kompetisi, seperti Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi (Peparpeprov).

Bupati Pak Yes dengan tegas menyatakan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan meraih hak sebagai warga negara.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus mendukung pemberdayaan difabel. Karena hak dan kontribusi masyarakat harus tetap diberikan, keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang,” kata Bupati saat menghadiri Milad ke-4 Yayasan Griya Quran Difabel, Kamis (30/10/2025).

Griya Quran Difabel: Mencetak Bintang Al-Qur’an dari Jawa-Bali

Sorotan utama jatuh pada Milad ke-4 Yayasan Griya Quran Difabel di Pendopo Lokatantra. Yayasan ini mendapat apresiasi tinggi dari bupati karena peran vitalnya dalam mengembangkan potensi difabel di bidang keagamaan.

“Yayasan ini tidak hanya memberikan ruang bagi difabel untuk belajar Al Quran, tetapi juga menumbuhkan kecintaan dan semangat berkompetisi dalam kebaikan,” pujinya.

Dalam rangka perayaan Milad, Yayasan Griya Quran Difabel menggelar serangkaian kegiatan inspiratif, termasuk:

  • Pondok Tilawah Difabel dan Sapa Rumah Muslim Difabel
  • Ajang kompetisi bergengsi: Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), dan Lomba Adzan.

Kegiatan ini bukan main-main, menarik 70 peserta dari seluruh wilayah Jawa hingga Bali. Babak final yang digelar meriah di Pendopo Lokatantra menjadi bukti nyata bahwa semangat dan percaya diri kaum difabel mampu menembus batas geografis dan fisik.

Melalui sinergi kuat antara Pemkab Lamongan dan Yayasan Griya Quran Difabel, daerah ini mengirimkan pesan kuat: Inklusivitas bukan sekadar wacana, tapi aksi nyata yang mencetak prestasi dan mempererat silaturahmi antar komunitas difabel se-Jawa-Bali. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles